1. JAWA TENGAH
  2. WISATA

Target Pemkot Semarang, miliki 1.000 homestay

" ... Ini bukan patokan kosong mengingat jumlah wisatawan lebih besar dibanding homestay yang ada."

Wisman menikmat wisata sawah di Kandri, Semarang.. ©2016 Merdeka.com Editor : Ibrahim | Jum'at, 08 September 2017 15:46

Merdeka.com, Jawa Tengah - Dalam rangka mendukung program Menteri Pariwisata, Arief Yahya, pembangunan 100.000 homestay di seluruh Indonesia, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang optimis mampu membangun 1.000 homestay hingga tahun 2020 mendatang.

Kadisbudpar Kota Semarang, Masdiana Safitri menyebutkan, saat ini jumlah wisatawan yang datang di Kota Semarang jauh melebihi jumlah homestay yang ada. Melihat hal tersebut, pihaknya akan terus menggenjot pembangunan homestay di Kota Semarang.

"Kami tentu akan ambil bagian dengan menargetkan 1000 homestay. Ini bukan patokan kosong mengingat jumlah wisatawan lebih besar dibanding homestay yang ada," ujar Masdiana saat ditemui di Quest Hotel, Jumat (8/9).

Menurutnya, saat ini wisatawan lebih memilih menggunakan homestay yang dikelola oleh warga. Dengan menggunakan homestay, wisatawan akan mendapat lokasi yang dekat objek wisata serta akan dapat merasakan secara langsung kehidupan warga sehari-hari.

Saat ini, di Kota Semarang telah memiliki tiga desa wisata yang siap dikembangkan untuk dibangun homestay yaitu Desa Wisata di Kelurahan Kandri, Wonolopo dan Nongkosawit.

"Di Semarang, saat ini terdapat belasan homestay yang terdaftar di kami. Jumlah ini kami diperkirakan terus bertambah," sebutnya.

Diharapkan, adanya homestay yang dikelola kolektif oleh warga akan dapat menjadi salah satu sumber ekonomi warga di kawasan wisata. Selain itu, untuk dapat bersaing dengan usaha hunian yang telah mapan, pihaknya juga mendorong pengelola homestay untuk menggunakan media digital.

(I) Laporan: Jamal Abdun Nashr
  1. Pariwisata
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA