1. JAWA TENGAH
  2. WISATA

Putri kecil Wabup Boyolali nekat ikut uji adrenalin river tubing Sawit

"Asalkan anak-anak mau nyebur ke sungai, pasti orangtua akan berpikir ulang membuang sampah ke sungai,"

Putri Wakil Bupati Boyolali M Said Hidayat (berhelm biru) uji adrenalin berwisata susur sungai Sawit. ©2016 Merdeka.com Editor : Puji Utami | Senin, 19 Juni 2017 12:23

Merdeka.com, Jawa Tengah - Kegembiraan menyelimuti warga di bantaran aliran Sungai Bendung Baran di Desa Jatirejo, Kecamatan Sawit, Boyolali. Anak- anak kecil, remaja, dan orangtua berbaur menunggu kedatangan alias 'Saba Kali' Wakil Bupati (Wabup) Boyolali, M. Said Hidayat, Minggu (19/6) sore.

Tak berselang lama, orang nomor dua di Boyolali itu akhirnya tiba. Bersetelan polo shirt dan celana training gelap, Said turun ke bibir sungai. Belum sempat menjajal aliran sungai yang hendak dijadikan destinasi wisata river tubing itu, ada yang mengganjal dalam diri Said.

Sang putri, Adzra (7), yang sedari tadi membuntutinya, ternyata enggan melepaskan cengkeraman tangan ke lengannya. Padahal Said sudah melengkapi diri dengan mengenakan rompi pelampung oranye dan helm pengaman.

"Mau ikut? Serius berani?," tanya Said kepada putrinya yang hanya diam tak bergeming tanda setuju. Mengetahui gelagat itu, insting sebagai bapak pun muncul. Said lantas meminta petugas untuk menyediakan tambahan rompi dan perangkat pengamanan lainnya untuk dikenakan kepada putrinya yang masih duduk di kelas II bangku sekolah dasar tersebut.

Berbekal ban sebagai perahu, akhirnya Wabup Said dan putrinya menyusuri Sungai Sawit dengan menempuh jarak sepanjang 1,4 kilometer. Meski sempat terhantam batu, tak ada raut ketegangan di wajah Adzra sebagai peserta susur sungai termuda.

"Mengasyikkan. Bahkan Adzra juga mau keceh (bermain air)," ucap Said dengan suara menggigil, usai satu jam lamanya menguji adrenalin di aliran Sungai Sawit yang berakhir di bawah jembatan Desa Karangduren tersebut.

Kendati sudah dibuka sebagai destinasi wisata baru di Boyolali, dia mengimbau warga yang tinggal di sepanjang aliran Bendung Sungai Baran agar selalu menjaga kebersihan sungai.

"Catatannya menyangkut kebersihan. Dari susur tadi masih terlihat sampah-sampah di pinggir sungai. Sebagai destinasi wisata, tentu saja kita harus bersama-sama membersihkannya. Karena kebersihan menjadi bagian yang utama sebuah tempat wisata," pesan Said.

Sementara itu, Koordinator Pengelola Susur Sungai Sawit, Odi Dasa Fitranto menerangkan, destinasi river tubing pertama di Boyolali ini dikemas secara rombongan, yakni minimal 5 orang. Pihaknya juga menjamin keamanan wisatawan yang ingin merasakan aliran sungai yang membelah empat desa tersebut.

"Per orang tarifnya Rp 50 ribu, dan nanti satu rombongan didampingi satu river guide yang sudah bersertifikat. Selain mengangkat potensi wisata di Boyolali, harapannya destinasi ini bisa mendongkrak ekonomi warga sekitar. Dampak lainnya, kita ingin mengembalikan fungsi sungai yang bersih dan terjaga ekologi flora dan faunanya. Asalkan anak-anak mau nyebur ke sungai, pasti orangtua akan berpikir ulang membuang sampah ke sungai," terangnya.

(PU) Laporan: Aditya Putra Wijaya
  1. Wisata Boyolali
  2. Wisata Air
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA