1. JAWA TENGAH
  2. WISATA

Pojok Khayangan nan menawan

"Setiap orang yang datang kesini, seperti sedang berada di alam Khayangan sambil ditemani bidadari cantik pasangannya"

Pengunjung menikmati pemandangan di wahana Pojok Khayangan Desa Wisata Panusupan. ©2016 Merdeka.com Editor : Puji Utami | Selasa, 03 Januari 2017 08:03

Merdeka.com, Jawa Tengah - Desa wisata Panusupan, Kecamatan Rembang, Purbalingga sudah cukup dikenal dengan sejumlah lokasi swafotonya yang menarik. Namun, hal itu tidak membuat para pegiat desa wisatanya berhenti membuat kreasi.

Akhir tahun 2016 lalu, mereka meluncurkan spot Pojok Khayangan yang berada di Pos 1 pendakian Bukit Igir Wringin. Lokasi berupa meja makan lengkap dengan kursinya tersebut berada di ketinggian 612 mdpl.

"Dinamakan Pojok Khayangan karena lokasinya yang berada di sudut salah satu bukit. Berlatar pemandangan perbukitan Igir Wringin yang berdekatan dengan kawasan wisata Puncak Ardi Lawet. Setiap orang yang datang kesini, seperti sedang berada di alam Khayangan sambil ditemani bidadari cantik pasangannya," kata Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Ardi Mandala Giri, Yanto Supardi, kemarin.

Yanto mengemukakan, usai diluncurkan, setidaknya ada 1.000 pengunjung yang mencoba wahana baru tersebut. Rata-rata wisatawan yang datang merupakan pasangan muda-mudi.

Setiap pengunjung hanya dikenai tiket masuk Rp 3.000 per orang dan parkir Rp 2.000 untuk kendaraan roda dua.

"Kami masih terus melakukan pengembangan fasilitas untuk wisatawan seperti toilet dan gazebo. Kami juga menyediakan properti yang bisa digunakan untuk berfoto seperti televisi, atau bunga. Untuk makanan sudah bisa dinikmati di lokasi," tambahnya.

Masih menurut Yanto, wahana baru tersebut dibuat agar Desa Panusupan semakin menarik untuk dinikmati dari segi pemandangan alamnya. Sedangkan untuk konsep pengembangannya digagas bersama dengan pegiat desa wisata lainnya.

"Selain berfoto di Pojok Khayangan, pengunjung juga bisa memesan makanan ringan di warung terdekat," katanya.

Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Purbalingga, Prayitno mengaku membebaskan kreasi wahana yang dibuat pegiat desa wisata. Hal itu justru membantu peningkatan jumlah pengunjung.

"Kami justru mendorong adanya modifikasi wahana semacam itu. karena wisata selfie sedang digemari oleh wisatawan. Harapannya setiap setengah tahun sekali bisa membuat wahana baru lagi," kata dia. 

(PU)
  1. Pariwisata
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA