1. JAWA TENGAH
  2. WISATA

Luar biasa, desa di Temanggung ini gunakan dana desa untuk kembangkan wisata

“Ini bisa dicontoh oleh desa-desa lain di Temanggung. Jangan ragu-ragu memanfaatkan dana desa..."

©2017 Merdeka.com Editor : Ibrahim | Sabtu, 18 November 2017 08:34

Merdeka.com, Jawa Tengah - Temanggung kembali memiliki satu referensi destinasi wisata andalan baru yang dapat menambah pilihan wisatawan usai pemkab setempat meluncurkan destinasi wisata alam baru bernama Bukit Kembang Arum di Desa Prangkokan Kecamatan Bejen yang dikembangkan melalui anggaran Dana Desa, Jumat (17/11).

Bupati Temanggung, Bambang Sukarno yang hadir secara langsung dalam peresmian tersebut mengaku sangat mengapresiasi keberanian kepala desa dan masyarakat Prangkokan yang berani menggunakan dana desa untuk mengembangkan potensi baru desa dalam bentuk destinasi wisata baru.

“Ini bisa dicontoh oleh desa-desa lain di Temanggung. Jangan ragu-ragu memanfaatkan dana desa apabila di sana terdapat sebuah potensi yang dapat dikembangkan. Seperti ini contohnya,” katanya.

Pihaknya berpendapat, selain dibangun gardu pandang dan gazebo, di sekitar lokasi tersebut sebaiknya juga dilengkapi dengan kuliner khas dan pertunjukan kesenian daerah. Hal ini bertujuan agar Bukit Kembang Arum semakin diminati sebagai sasaran wisata bagi para pengunjung.

Bambang juga meminta adanya penataan ulang lingkungan dengan disesuaikan kondisi alam di sekitar lokasi. Salah satunya menggunakan tanaman bonsai (kerdil) karena dinilai akan lebih menambah nilai estetis.

“Berada di gardu pandang sembari minum kopi bisa jadi atraksi wisata menarik di lokasi ini. Bahkan kalau perlu pengunjung yang datang dalam jangka waktu lama tidak menginap di hotel atau akomodasi lain. Tetapi di rumah-rumah penduduk sekitar (homestay),” harapnya.

Sementara itu, Sekretaris Desa Prangkokan, Slamet Wahyudiono mengatakan bahwa pengembangan tahap pertama lokasi wisata ini menggunakan dana desa sebanyak Rp 561,7 juta pada 2017 untuk pembuatan dua gazebo, gardu pandang, akses jalan, dan pagar keliling.

“Sebelumnya potensi memang sudah ada. Tetapi baru bisa dikembangkan pada tahun 2017. Nah, untuk menambah fasilitas dan daya tarik, pada tahun 2018 kami merencanakan pembuatan kolam renang di kawasan ini," tukasnya.

(I)
  1. Pariwisata
  2. Wisata Alam
  3. Dana desa
  4. Desa Wisata
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA