1. JAWA TENGAH
  2. WISATA

Lima bule cantik di Kartasura ini cari tebengan ke Surabaya

" ... Kalau naik bus enggak ada tantangannya."

Backpacker asal Polandia mencari tumpangan di Simpang Tiga Tugu Kartasura. ©2016 Merdeka.com Editor : Ibrahim | Rabu, 26 Juli 2017 12:29

Merdeka.com, Jawa Tengah - Pemandangan sangat langka terjadi di sekitar Simpang Tiga Tugu Kartasura, Rabu (26/7). Bermodal potongan kardus bertulis "Nebeng Tolong", lima bule perempuan asal negara Polandia berdiri di pinggir jalan untuk mencari tumpangan kendaraan.

Seorang tukang parkir di Simpang Tiga Tugu Kartasura, Dalyono (43) mengatakan, kelima bule dari belahan Eropa Timur itu tiba sekitar pukul 09.30 WIB. Datang berjalan kaki dengan membawa tas ransel layaknya orang mudik, mereka lantas mengangkat dua potong kardus bertuliskan 'NEBENG TOLONG' dan 'SURABAYA'.

"Ada satu orang yang berkulit sawo matang lancar berbahasa Indonesia. Lebih dari dua jam mereka bergantian berdiri di pinggir jalan mengangkat kardus. Unik, jarang- jarang ada bule cantik-cantik nyari tumpangan," kata warga Banyudono, Boyolali ini.

Keheranan serupa juga diceritakan Mawardi (64). Pedagang angkringan di sekitar Simpang Tiga Tugu Kartasura ini mengaku, salah seorang bule yang fasih berbahasa Indonesia sempat membeli minuman di lapaknya.

"Baru kali ini ada bule mampir ke angkringan saya. Yang bisa bahasa Indonesia beli empat minuman kopi susu di bungkus. Katanya mau ke Surabaya, tapi enggak mau naik bus. Nebeng," ceritanya.

Setelah lebih dari dua jam menahan panasnya terik matahari, kelima bule cantik itu akhirnya menyerah. Mereka lantas melanjutkan perjalanannya dengan menumpang taksi online.

"Ini bersama teman-teman dari Polandia yang sedang liburan ke Indonesia. Kalau saya sudah 11 bulan sekolah di Bandung. Rencananya kami mau ke Surabaya setelah kemarin berlibur ke Jogja. (Kenapa tidak naik bus?) Backpacker. Kalau naik bus enggak ada tantangannya," ucap Sasha (23), bule asal Polandia dengan bahasa Indonesia terbata- bata yang mengaku hendak berhenti di Palur Plaza, Karanganyar untuk mencari tumpangan lagi.

(I) Laporan: Aditya Putra Wijaya
  1. Pariwisata
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA