1. JAWA TENGAH
  2. WISATA

Kunjungan wisatawan Baturraden sudah lampaui target

"Cukup kaget juga, rupanya makin banyak masyarakat yang mengenal Lokawisata Baturraden."

Lokawisata Baturraden. ©2016 Merdeka.com Editor : Ibrahim | Sabtu, 09 September 2017 18:58

Merdeka.com, Jawa Tengah - Meski baru memasuki bulan September objek wisata andalan Pemerintah Kabupaten Banyumas, kunjungan Lokawisata Baturraden telah melampaui target. Pada pekan pertama, kunjungan wisatawan telah mencapai 486.656 orang dengan total pendapatan Rp 6,827 miliar.

Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas, Saptono mengatakan, target yang ditetapkan Pemkab untuk Lokawisata Baturraden sebesar 444.000 pengunjung dengan pendapatan Rp 6,5 Milyar. Ternyata, angka itu dapat terlewati hanya dalam waktu 9 bulan.

"Cukup kaget juga, rupanya makin banyak masyarakat yang mengenal Lokawisata Baturraden," ujarnya, Sabtu (9/9).

Menurut Saptono, moncernya objek wisata di lereng Gunung Slamet ini merupakan efek dari penerapan manajemen tiket tunggal sejak tahun 2015 membuahkan hasil yang maksimal. Pembukaan dua wahana baru saat libur Lebaran lalu turut meningkatkan jumlah pengunjung.

Adapun tiket masuk Lokawisata Baturraden hanya seharga Rp 14.000 dan sudah bisa menikmati lima wahana. Menurut dia, harga tiket ini sudah sesuai sasaran.

"Kami memang membidik pasar wisata dari kelas menengah ke bawah," tambahnya.

Dia menambahkan, selain dua faktor tadi, promosi melalui media sosial juga berdampak pada peningkatan kunjungan. Wisatawan yang membagikan momen ketika berkunjung di Baturraden memancing rasa penasaran di dunia maya.

Meski demikian, sambung Saptono, pihaknya perlu mewaspadai fluktuasi kunjungan dan pergeseran tren wisata terbaru. Pasalnya, sejumlah pengamat pariwisata pun mengingatkan Pemkab untuk mengubah strategi pemasaran dan melakukan diversifikasi wisata.

Menurut dia, untuk sementara ini, Dinporabudpar akan mengembangkan tiga taman di wilayah Kota Purwokerto yakni Taman Bale Kemambang, Taman Rekreasi Andhang Pangrenan dan Taman Hiburan Rakyat Panglima Besar Soedirman. Rencananya, sejumlah wahana akan dibangun pada ketiga taman tersebut.

"Taman Rekreasi Andhang Pangrenan nanti ditambah air mancur dan lampu hias. Taman ini diarahkan untuk menjadi tempat bermain di malam hari, mirip pasar malam. Karena pengunjung kawasan ini lebih suka datang saat malam. Kalau Bale Kemambang dan Taman Pangsar Soedirman masih dalam rancangan desainnya pengembangan," ujarnya.

Pengamat pariwisata Universitas Jenderal Soedirman, Drs Chusmeru Msi memprediksikan Lokawisata Baturraden bakal mengalami titik jenuh dalam kurun waktu tiga tahun mendatang. Akibatnya, jumlah pengunjung bakal merosot.

"Objek wisata ini sudah mengalami stagnasi pengembangan. Dalam dua tahun terakhir, tidak banyak perubahan wahana yang dapat dinikmati oleh wisatawan," katanya.

Menurut dia, Pemkab Banyumas harus menerapkan langkah strategis dengan melakukan upaya diversifikasi objek, atraksi, dan pelayanan jika tidak Baturraden akan mengalami stagnasi kunjungan wisata

(I)
  1. Pariwisata
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA