1. JAWA TENGAH
  2. WISATA

Kembangkan wisata kearifan lokal, Temanggung gandeng Bank Jateng

"Karena konsep yang ditawarkan mampu menarik minat banyak wisatawan domestik maupun mancanegara."

Pasar Papringan Temanggung. ©2016 Merdeka.com Editor : Ibrahim | Senin, 15 Mei 2017 12:33

Merdeka.com, Jawa Tengah - Dengan menggandeng pihak perbankan, dalam hal ini Bank Jateng, tahun 2018 mendatang, Pemerintah Kabupaten akan fokus mengembangkan sektor pariwisata daerah.

Bupati Temanggung, Bambang Sukarno menjelaskan bahwa pihaknya saat ini masih terus intensif melakukan proses pendataan terhadap berbagai destinasi yang ada melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata untuk segera dimasukkan menjadi Peraturan Bupati (Perbup).

Nantinya, apabila pekerjaan tersebut telah selesai, pihaknya akan menggelontorkan masing-masing destinasi potensial dengan anggaran sebesar Rp 500 juta yang bersumber dari APBD guna memperbaiki beragam fasilitas, sarana, dan pra sarana yang dibutuhkan para pengunjung.

Destinasi tersebut di antaranya Gardu Pandang Gunung Beser di Kecamatan Jumo dan Curug Kuwung di Desa Batur Kecamatan Kledung.

“Nanti kami akan menggandeng kembali Bank Jateng untuk keperluan pembiayaan bagi potensi pariwisata di Temanggung,” katanya, Senin (15/5).

Tak berhenti sampai di situ, orang nomor satu di Temanggung itu juga meminta seluruh pihak, termasuk desa agar turut serta mendukung langkah pemerintah dalam
mengembangkan dunia pariwisata dengan cara pembangunan sarana dan pra sarana desa dengan konsep alami.

Salah satu yang menjadi rujukannya adalah Pasar Papringan di Dusun Ngadiprono Desa Ngadimulyo Kecamatan Kedu yang baru saja resmi dibuka pada Minggu (14/5) pagi kemarin.

Tempat ini dianggap cukup kreatif dan representatif karena konsep yang ditawarkan mampu menarik minat banyak wisatawan domestik maupun mancanegara kendati hanya memanfaatkan vegetasi alami rumpun bambu yang sebelumnya tidak dimanfaatkan oleh penduduk setempat.

“Kami ingin seluruh desa ikut mendorong program pengembangan kepariwisataan di Temanggung melalui pemanfaatan atau memaksimalkan kearifan lokal yang ada,” pungkasnya.

(I) Laporan: Rizal Ifan Chanaris
  1. Pariwisata
  2. Temanggung
  3. Wisata Temanggung
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA