1. JAWA TENGAH
  2. WISATA

Kawah Sileri meletus, Dieng Culture Festival tetap bakal digelar

"Tidak perlu khawatir, yang jelas aman. Tetapi kami bersama instansi terkait juga tetap memantau dengan alat pengukur zat belerang di kawah."

Dieng. ©2016 Merdeka.com Editor : Ibrahim | Senin, 03 Juli 2017 18:42

Merdeka.com, Jawa Tengah - Meletusnya Kawah Sileri yang berlokasi di Desa Kepakisan Kecamatan Batur Kabupaten Banjarnegara tidak akan mempengaruhi rencana perhelatan Dieng Culture Festival VIII (DCF VIII) 2017.

Agenda wisata dan budaya itu tetap dilaksanakan di Komplek Candi Arjuna, Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, 4 - 6 Agustus 2017 mendatang.

Ketua Paguyuban Wisata Dieng Pandawa, yang juga Ketua DCF VIII, Alif Fauzi, mengatakan, letak Kawah Sileri cukup jauh dari zona utama kawasan wisata Dieng, yakni sekitar 6 kilometer.

Selain itu, Kawah Sileri dikenal kerap meletus dengan jenis letusan freatik atau mengeluarkan lumpur dan embusan asap belerang yang tidak berbahaya.

"Ini kan menjadi heboh karena banyak wisatawan yang sedang berkunjung. Itu masih masa libur lebaran 2017," katanya, Senin (3/7).

Menurut Alif, Kawah Sileri berada di zona dua atau kawasan penyangga. Dengan demikian, walaupun terjadi insiden, tak akan berpengaruh secara langsung terhadap kawan wisata utama.

Dia justru menyebut insiden di Kawah Sileri ini bisa menjadi daya tarik tersendiri. Seperti halnya Kawah Sikidang yang letaknya lebih dekat dengan komplek Candi Arjuna. Kawah ini justru menarik bagi wisatawan karena letupan-letupan lumpur kawah yang berpindah-pindah, menyerupai lompatan kijang.

"Tidak perlu khawatir, yang jelas aman. Tetapi kami bersama instansi terkait juga tetap memantau dengan alat pengukur zat belerang di kawah. Jadi yang kami ukur bukan gas beracun melainkan kadar belerang,” jelas Alif.

Berdasar riwayatnya, sambung dia, Kawah Sileri juga bukan merupakan kawah yang memiliki sejarah mengeluarkan gas beracun. Itu sebab, kawah ini dinyatakan aman, meski kerap meletus, mulai skala kecil hingga sedang, seperti yang terjadi sekarang.

Alif mengatakan, Dieng Culture Festival tahun 2017 mengambil tema "The Spirit of Culture" merupakan rangkaian dari sejumlah acara. Di antaranya Ritual Cukur Rambut Gembel, Akustik Atas Awan, Kirab Budaya, Parade Kesenian, Pesta Lampion, Expo UKM dan Purwaceng. Lokasi kegiatannya, semuanya di pusatkan di Komplek Candi Arjuna, Dieng, Kabupaten Banjarnegara.

"DCF ini kan menjadi agenda tahunan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Banjarnegara. Bahkan sekarang sudah menjadi agenda nasional," katanya.(suk)

(I)
  1. Pariwisata
  2. Dieng
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA