1. JAWA TENGAH
  2. WISATA

Empat desa wisata di Purbalingga ini bakal bersatu

"Kalau digabungkan dalam satu paket, maka potensi untuk menarik wisatawan lebih besar."

Sejumlah pengunjung menjelajah kawasan Curug Gogor, Desa Tanalum, Kecamatan Rembang, Purbalingga, pekan lalu.. ©2016 Merdeka.com Editor : Ibrahim | Selasa, 10 Oktober 2017 09:54

Merdeka.com, Jawa Tengah - Empat desa wisata di Kecamatan Rembang, Purbalingga bakal dijadikan satu paket yang terintegrasi. Keempat desa tersebut yakni Panusupan, Tanalum, Bantarbarang dan Desa Gunungwuled.

Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Purbalingga, Mulyanto mengatakan, secara geografis, letak keempat desa wisata ini saling berdekatan. Di sisi lain, masing-masing memiliki potensi wisata yang menarik.

"Keempatnya bisa dijadikan satu paket. Nanti akan dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) bersama," ujarnya, Senin (9/10).

Menurut Mulyanto, BUMDes bersama bukanlah hal yang baru. Lembaga ini juga didirikan di Kecamatan Karangreja yang mengelola wisata di Desa Serang, Kutabawa dan Desa Siwarak.

Meski di dalam satu wadah, masing-masing kelompok wisata di desa dapat mengembangkan destinasinya sendiri. Untuk keuntungan dilakukan dengan sistem bagi hasil.

"Kalau digabungkan dalam satu paket, maka potensi untuk menarik wisatawan lebih besar," kata dia.

Selain rencana penggabungan paket wisata tersebut, menurut Mulyanto, Kecamatan Rembang bakal dikembangkan menjadi kota kecamatan keempat setelah Purbalingga, Bobotsari dan Bukateja. Untuk tahap pertama, tahun ini kantor Kecamatan dipindahkan di lapangan depan Monumen Tempat Lahir (MTL) Jenderal Soedirman.

"Ke depannya lapangan ini diubah menjadi Alun-alun Kecamatan Rembang. Untuk MTL direnovasi menjadi dua lantai," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Pokdarwis Argo Lestari Desa Tanalum, M Fattah mengatakan, meski belum menerapkan sistem kelembagaan BUMDes, pegiat desa wisata setempat sudah menerapkan pola kerjasama paket wisata antar desa tersebut.

"Kami bisa mengantar tamu kalau misalnya ingin melihat matahari terbit di Puncak Sibarat, Desa Gunung Wuled atau yang ingin ke Jembatan Cinta, Desa Panusupan. Tapi menginapnya tetap di Desa Tanalum," paparnya.

(I)
  1. Desa Wisata
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA