1. JAWA TENGAH
  2. WISATA

Dinas Pariwisata Cilacap pesimis capai target PAD

" ... dengan adanya pembenahan Pemkab Cilacap kehilangan potensi PAD sebesar Rp 240 juta."

Wisatawan menaiki perahu di pantai Teluk Penyu, Cilacap. . ©2017 Merdeka.com Editor : Ibrahim | Jum'at, 06 Oktober 2017 14:51

Merdeka.com, Jawa Tengah - Target retribusi pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata di Kabupaten Cilacap dinaikan 25 persen. Pasalnya pada target definitif, pendapatan dari sektor tersebut telah melampaui target.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Cilacap, Murniyah, mengatakan, pada anggaran definitif retribusi wisata hanya ditarget Rp 2,1 miliar. Namun dalam anggaran perubahan tahun ini angkanya naik menjadi Rp 2,5 miliar.

"Target kami dinaikkan dengan angka yang fantastis, dari Rp 2,1 miliar menjadi Rp 2,5 miliar pada anggaran perubahan. Kami lihat perkembangan jumlah pengunjung pada destinasi yang ada juga mengalami peningkatan, ” ujar Murniyah, Jumat (6/10).

Dia menjelaskan target anggaran definitif sebenarnya sudah mencatat 106 persen. Namun dengan target yang baru, realisasi pencapaian retribusi baru 84 persen.

Murniyah mengaku pesimis dengan target yang ditetapkan. Pasalnya, Pantai Widarapayung yang menjadi salah satu andalan untuk memperloleh PAD hingga saat ini belum bisa dioptimalkan.

"Perlu diketahui sekarang di Widarapayung sedang dibangun tanggul dan ini mempengaruhi jumlah kunjungan wisatawan," ujarnya.

Murniyah menjelaskan, perolehan retribusi dari Pantai Widarapayung rata-rata mencapai Rp 80 juta per bulan. Meski masih ada siswa waktu 3 bulan hingga akhir tahun, dengan adanya pembenahan Pemkab Cilacap kehilangan potensi PAD sebesar Rp 240 juta.

Adapun pencapaian retribusi dari obyek wisata tersebut saat ini sebesar Rp 1,1 miliar, sehingga untuk memenuhi target perubahan cukup berat.

"Kemungkinan besar tidak tercapai. Tapi kami berusaha semaksimal mungkin, mudah mudahan dengan momen libur Natal dan Tahun Baru target ini dapat dipenuhi," kata dia.

(I)
  1. Pariwisata
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA