1. JAWA TENGAH
  2. WISATA

Digital marketing kini jadi andalan promosi pariwisata

"Dan yang tak boleh dilupakan adalah peran serta media, baik yang berbayar, website, maupun sosial media,"

©2016 Merdeka.com Editor : Puji Utami | Kamis, 18 Mei 2017 13:14

Merdeka.com, Jawa Tengah - Kementerian Pariwisata menargetkan kunjungan wisatawan sebanyak 20 juta orang pada 2019. Kepala Bidang Komunikasi Media Online Kementerian Pariwisata, Martini M. Paham menyampaikan ada beberapa strategi untuk mencapai target tersebut.

Di antaranya menguatkan pemasaran melalui penggarapan destinasi, origin, dan time. "Tujuan, originalitas, dan waktu promosi serta kunjungan sangat menentukan jumlah kedatangan wisatawan," jelasnya di Grand Candi Hotel dalam acara Tripadvisor Insights : Master Class- A Workshop for Digital Training For Destination in Indonesia. Acara diikuti perwakilan dari pengelola hotel, restoran, travel, serta pelaku usaha lain.

Martini menambahkan, untuk promosi yang harus dilakukan adalah branding, advertising, dan selling. "Dan yang tak boleh dilupakan adalah peran serta media, baik yang berbayar, website, maupun sosial media," terangnya.

Dia menyatakan saat ini yang berperan besar dan memberi kontribusi besar adalah digital marketing. "Kementerian Pariwisata membangun branding Wonderful Indonesia untuk memperkenalkan potensi wisata yang dimiliki," terangnya.

Selain itu, diharapkan pula mampu memberikan informasi menyeluruh tentang daerah wisata yang akan dituju.

Dikatakan, destinasi wisata unggulan adalah Bali, Jakarta, Labuan Bajo, Yogyakarta-Solo-Semarang, Banyuwangi, Bromo-Tengger-Semeru. Sementara wisatawan yang disasar berasal dari Malaysia, Singapura, Tiongkok, Australia, Jepang, Timur Tengah, dan Amerika Serikat. "Dari Eropa adalah wisatawan dari Jerman, Prancis, Inggris, dan Belanda," terangnya.

Matthew Zato, Trip Advisor Sales Manager Destination Marketing Southeast Asia, mengatakan tren global dalam berwisata harus menjadi perhatian pelaku usaha. "Pengalaman menjadi kata kunci dari keinginan wisatawan saat melakukan perjalanan," jelasnya. Hal inilah yang menjadi fokus Tripadvisor dalam menjaring ulasan wisatawan. 

(PU) Laporan: Dian Ade Permana
  1. Pariwisata
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA