1. JAWA TENGAH
  2. MAKRO

VIDEO: Serunya wisata menyusuri hutan di Maron Mangrove Edupark

Dengan tiket masuk hanya Rp7.500 per orang, pengunjung dapat menyusuri luasnya hutan mangrove dengan pemandangan indah suasana alam.

©2016 Merdeka.com Editor : Wisnu Wardhana | Minggu, 09 Juli 2017 22:54

Wisata di hutan mangrove yang terletak di sebelah barat Bandara Ahmad Yani Semarang ini berbeda dari biasanya. Jika biasanya hanya wisata dengan menikmati pemandangan dan berfoto, di Maron Mangrove Edupark Semarang ini pengunjung dapat sekaligus belajar mengetahui manfaat pohon mangrove, serta dapat melakukan tanam mangrove sebagai pelestarian hutan. Seperti yang dilakukan kelompok mahasiswa dari Universitas Semarang jurusan Ilmu Komunikasi ini mengajak masyarakat khususnya generasi muda agar peduli terhadap alam. Pandu, salah satu mahasiswa, mengaku kepedulian ini semoga bisa menular ke masyarakat untuk mengurangi dampak kerusakan alam, terangnya. Selain dapat mencegah dan menanggulangi abrasi, menanam pohon mangrove juga bermanfaat menjaga perkembangbiakan ekosistem biota laut.

PTPN IX selaku BUMN yang bergerak di bidang perkebunan, mengapresiasi dan memberikan dukungan kepada komunitas maupun kelompok yang bertujuan untuk melestarikan lingkungan dan alam. Untuk itu, Kepala Humas PTPN IX Titin Nusantari, turut hadir ikut berpartisipasi dalam penanaman 100 pohon mangrove.

Dengan tiket masuk hanya Rp7.500 per orang, pengunjung dapat menyusuri luasnya hutan mangrove dengan pemandangan indah suasana alam. Lahan seluas 1,5 hektar ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 2011, namun baru diresmikan pada tahun 2016 sebagai lahan hijau penahan abrasi. Menariknya, jika anda berkunjung ke Maron Mangrove Edupark Semarang, pihak pengelola menyediakan pemandu untuk menjelaskan manfaat mangrove dan juga dapat mencicipi aneka makanan olahan berbahan dasar dari mangrove. Makanan seperti kue bolu, donat coklat, peyek, pangsit, kerupuk dan lain-lain, semuanya diolah berbahan mangrove jenis avicenia dan blugoera.

Karena telah populer di media sosial sebagai lokasi wisata dengan spot foto alam yang menarik, tak ayal lokasi tersebut menjadi buruan anak muda untuk foto. Setiap hari lokasi yang berjarak sekitar 200 meter dari Pantai Maron ini selalu ramai dikunjungi wisatawan, terlebih jika pada akhir pekan. Meski ramai, ironisnya akses jalan menuju ke lokasi sangat buruk, mayoritas pengunjung mengeluhkan tidak adanya perhatian dari pemerintah untuk melakukan perbaikan jalan untuk memajukan sektor pariwisata khususnya untuk Kota Semarang.

©2016 Merdeka.com
(WW)
  1. Pariwisata
  2. Semarang
  3. Olahan Buah Mangrove
  4. Video Merdeka
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA