1. JAWA TENGAH
  2. MAKRO

VIDEO: Ganjar tandai tradisi panen tembakau di lereng Merbabu

Dari memetik 16 helai tembakau oleh tokoh, arak-arakan gunungan hasil bumi, hingga pertunjukan tari dengan iringan musik etnik.

©2017 Merdeka.com Editor : Wisnu Wardhana | Kamis, 03 Agustus 2017 19:57

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo turut hadir dalam tradisi Tungguk Tembakau, di Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Kamis (2/8). Kehadiran orang nomor satu di Jawa Tengah ini menandai panen tembakau di wilayah lereng Gunung Merbabu yang terkenal sebagai daerah penghasil tembakau. Ada rangkaian ritual dalam Tradisi Tungguk Tembakau. Dari memetik 16 helai tembakau oleh tokoh, arak-arakan gunungan hasil bumi, hingga pertunjukan tari dengan iringan musik etnik. Nyaris semua warga setempat keluar untuk merayakan tradisi tahunan ini. Yang tak kalah menarik, hampir setiap rumah menyuguhkan makanan dan minuman gratis. Dari nasi bungkus, aneka gorengan, teh hangat, hingga jahe hangat.

Rangkaian tradisi itu dikemas menjadi festival. Bahkan telah mendapat dukungan dari Dirjen Kebudayaan. "Sudah ada dukungan dari Dirjen Kebudayaan. Kalau bisa dikemas lebih bagus, bisa jadi masuk dalam kalender event pariwisata," ucap Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo ketika menghadiri Tradisi Tungguk Tembakau. Tradisi ini digadang-gadang bakal masuk menjadi kalender event wisata Jateng. Sebab, dalam tradisi yang digelar saban menjelang panen tembakau tersebut sarat pertunjukan seni budaya yang layak dijual untuk wisatawan.

Pada kesempatan itu, Ganjar yang dijuluki Senopati Tembakau dipercaya petani setempat untuk melakukan ritual memetik 16 daun tembakau sebagai simbol dimulainya panen tembakau. Sebelum panen raya dilakukan, Ganjar berpesan kepada para petani untuk segera berkomunikasi dengan pabrik rokok terkait penjualan tembakau. Hal itu untuk menjaga agar harga tembakau dari petani tidak anjlok.

©2017 Merdeka.com
(WW)
  1. Pariwisata
  2. Boyolali
  3. Tembakau
  4. Video Merdeka
  5. Tradisi
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA