1. JAWA TENGAH
  2. MAKRO

VIDEO: Berbuka puasa dengan bubur India Pekojan yang legendaris

Dengan citarasa yang khas dengan bau semerbak aroma kayu manis yang menyatu dengan bumbu rempah, sangat lezat disantap untuk berbuka puasa.

©2016 Merdeka.com Editor : Wisnu Wardhana | Selasa, 30 Mei 2017 18:31

Bagi masyarakat Kota Semarang dan sekitarnya, pasti sudah banyak yang tahu tentang bubur India khas Pekojan. Ya, menu khas berbuka puasa yang hanya ada di Masjid Djami Pekojan di Jalan Petolongan nomor 1, Kampung Pekojan, Kelurahan Purwodinatan, Kecamatan Semarang Tengah ini sangat legendaris. Masjid yang lokasinya di sekitar kawasan Pecinan Semarang ini memasak bubur untuk dibagikan kepada masyarakat yang berbuka puasa di masjid maupun boleh dibawa pulang secara gratis. Dinamakan bubur India karena konon warisan dari saudagar Gujarat yang mendarat di Semarang untuk menyebarkan agama Islam. Uniknya, bumbu untuk membuat bubur ini merupakan campuran dari tradisional India berupa rempah-rempah pilihan, mulai dari potongan jahe, salam, daun pandan, irisan bawang bombay dan yang bikin sedap karena terdapat campuran kayu manis dan cengkeh serta dipadu bumbu khas timur tengah.

Setiap harinya pihak pengelola Masjid Djami Pekojan selalu memasak bubur India selama 30 hari di bulan Ramadan. Dengan bahan baku sekitar 20 hingga 25 kilogram beras, bubur ini dapat dibagikan kepada ratusan jemaah masjid maupun warga masyarakat yang datang untuk meminta. Sebagai pelengkap biasanya berganti tiap harinya, seperti gulai kambing, gulai ayam dan kuah telur. Selain itu juga ditambah kurma, susu coklat panas dan buah semangka. Sudah lebih dari 150 tahun, bubur India ini dipertahankan keberadaannya untuk dibagikan kepada masyarakat hingga kini. Dengan citarasa yang khas dengan bau semerbak aroma kayu manis yang menyatu dengan bumbu rempah, sangat lezat disantap untuk berbuka puasa. Tak hanya warga Kota Semarang dan sekitarnya, bahkan warga yang tinggal di luar kotapun sering datang dan menikmati bubur India khas Pekojan ini karena penasaran dengan rasa dan cerita yang ada di balik bubur yang legendaris.

©2016 Merdeka.com
(WW)
  1. Semarang
  2. Video Merdeka
  3. Buka Puasa
  4. Kuliner Ramadan
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA