1. JAWA TENGAH
  2. UKM

Empat tahun terakhir pertumbuhan perekonomian Jateng lampaui nasional

" ... Artinya apa, pertumbuhan ekonomi Jateng masih lebih baik dari seluruh provinsi di Indonesia.”

Sektor UMKM menjadi salah satu penyangga kuat bagi pertumbuhan perekonomian di Jawa Tengah dalam beberapa tahun terakhir.. ©2016 Merdeka.com Editor : Ibrahim | Kamis, 10 Agustus 2017 16:19

Merdeka.com, Jawa Tengah - Badan Pusat Statistik merilis angka pertumbuhan perekonomian di Jawa Tengah pada kuartal II sebesar 5,18 persen. Angka tersebut berada di atas pertumbuhan perekonomian nasional yang hanya 5,01 persen pada periode yang sama.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah Margo Yuwono menjelaskan bahwa capaian pertumbuhan perekonomian tersebut seiring dengan meningkatnya UMKM di Jawa Tengah secara pesat. Hal tersebut berdasarkan Sensus Ekonomi yang dilakukan 1 Agustus 2016 hingga 1 Agustus 2017.

"Dari 4,7 usaha di Jawa Tengah pada 2016, 4,13 adalah berupa UMKM, atau sebesar 98,8 persen," kata dia, kemarin.

Hal tersebut menurut Margo merupakan hasil positif dari program Pemprov Jawa Tengah yang terus menggenjot peningkatan pertumbuhan UMKM, dengan bantuan akses permodalan, salah satunya.

Menurut dia, selain UMKM, struktur ekonomi Jawa Tengah juga dipengaruhi industri pengolahan sebesar 34,97 persen, kemudian disusul pertanian, kehutanan dan perikanan (14,36 persen). Selain itu juga didukung perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor (13,74 persen).

"Dari sektor penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi, industri pengolahan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi yang utama dengan andil sebesar 1,83 persen," kata dia.

Sementara, pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah jika diukur berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di triwulan ke dua tahun ini atas dasar harga berlaku mencapai Rp 294.527,93 miliar dan atas dasar harga konstan mencapai Rp 223.428,15 miliar.

Dia juga menandaskan, dengan pertumbuhan tersebut jika dibandingkan pertumbuhan perekonomian nasional, maka Jawa Tengah lebih baik.

"Nasional hanya tumbuh 5,01 persen. Artinya apa, pertumbuhan ekonomi Jateng masih lebih baik dari seluruh provinsi di Indonesia,” kata Margo.

Bahkan, lanjut Margo, pertumbuhan perekonomian Jateng di atas laju pertumbuhan nasional telah terjadi sejak 2013. Pada tahun 2014 ketika pertumbuhan perekonomian Jateng 2014 di angka 5,4 nasional hanya 5,02.

Pada tahun 2015 Jateng 5,47 nasional 5,04. Pada tahun 2016 pertumbuhan perekonomian Jateng 5,28, nasional 5,02 dan pada kuartal II 2017 ketika Jateng menyentuh angka 5,18 nasional hanya 5,01.

Margo menjelaskan, pertumbuhan ekonomi pada triwulan ke dua tahun ini komponen pengeluaran konsumsi rumah tangga merupakan komponen dengan sumber pertumbuhan tinggi, yakni mencapai 2,88 persen.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku dalam penerapan kebijakan dan programnya tidak pernah terlepas dari data riil. "Agar tidak salah sasaran," kata dia.

Pertumbuhan UMKM misalnya, menurut dia sebagai salah satu penyangga ekonomi kerakyatan, UMKM harus mendapat perhatian serius. "Maka akses permodalannya kita bantu, dengan melahirkan Kredit Mitra Jateng 25," kata dia.

Tapi, lanjut dia, tidak cukup di situ, pembinaan dan pengembangan juga harus dilakukan. "Nah, itu tugas dari Dinas Koperasi dan UMKM. Harus membantu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku usaha," tandas dia.

(I)
  1. Ekonomi
  2. Peningkatan Ekonomi
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA