1. JAWA TENGAH
  2. SENI

Empat kelompok teater dari Solo malam ini pentas di Semarang

"Jika hendak nonton semua pertunjukan tersebut, kita tidak perlu merogoh kantong terlalu dalam, hanya Rp 10 ribu."

Drama ‘Semangkuk Sup Makan Siang’ atau ‘Cultuurstelsel’ dipentaskan di Balai Budaya Rejosari Kudus, Sabtu (25/3) malam. Dalam pentas tersebut tiga aktor yang bermain yakni Theodorus Christanto, Rendra Bagus Pamungkas, dan Whani Dharmawan.. ©2016 Merdeka.com Editor : Ibrahim | Kamis, 12 Oktober 2017 07:42

Merdeka.com, Jawa Tengah - Malam ini, Kamis (12/10) publik pecinta seni di Kota Semarang bakal dimanjakan dengan empat pertunjukan teater yang akan digelar di lantai 7 Universitas PGRI Semarang.

Pagelaran yang akan dimulai pukul 19.00 WIB tersebut terselenggara atas kerjasama antara Dewan Kesenian Semarang dan Teater Gema UPGRIS dengan beberapa kelompok teater dari Kota Solo. Sebagai pembuka, Kelompok Kerja Teater Akar akan mementaskan lakon Kidung Panggung, Respati Galang turun sebagai penulis sekaligus sutradara.

Popo, dari Teater Eks, selaku sutradara akan menampilkan karyanya yang berjudul Melati di Atas Senja. Dilanjutkan dengan pertunjukan dari Teater Ruang Hening yang akan menampilkan Mijil, karya dan sutradara, Owot. Sebagai penutup rangkaian pertunjukan, Teater Soekamto bakal menyajikan Hope, karya dan sutradara Aan Kenthut.

Jika hendak nonton semua pertunjukan tersebut, kita tidak perlu merogoh kantong terlalu dalam, hanya Rp 10 ribu. Tiket bisa dipesan melalui Yudha, narahubung WhatsApp, 081901962157, atau langsung sambangi sanggar Teater Gema di jalan Lontar no 1 Sidodadi dr. Cipto Semarang.

Alfiyanto, Komite Teater Dewan Kesenian Semarang mengungkapkan bahwa jalinan kerjasama pertunjukan yang diberi label Kenduri Teater tersebut sebagai upaya pertukaran khasanah perteateran antarkota di Jateng khususnya dan Indonesia pada umumnya.

"Yang dibutuhkan pelaku maupun pecinta teater di Semarang adalah kuantitas pertunjukan yang berkualitas. Maka kami, dari Dekase mengundang kawan-kawan dari Solo," terang dia.

Kenduri Teater sendiri merupakan salah satu program kerja Komite Teater Dekase yang terus diupayakan mampu membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia para seniman teater, khususnya teaterawan muda Semarang.

(I)
  1. Teater
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA