1. JAWA TENGAH
  2. PERTANIAN

Panen terbaik, harga tembakau capai Rp130 ribu per kilogram

"...tak menutup kemungkinan kuota pembelian kami juga meningkat,”

©2016 Merdeka.com Editor : Puji Utami | Rabu, 13 September 2017 10:55

Merdeka.com, Jawa Tengah - Salah satu perwakilan pabrikan rokok besar di Kabupaten Temanggung, PT Gudang Garam mengakui bahwa kualitas hasil panenan tembakau musim ini terbilang lebih bagus dibandingkan tahun sebelumnya.

Atas dasar itulah, menurut grader, Hartanto, pihaknya membeli tembakau grade atau totol D dari tingkat petani seharga Rp 130.000 per kilogram. Tak hanya itu saja, tahun ini pihaknya juga mengklaim siap menampung pembelian hingga kapasitas 850 ton tembakau.

“Kalau cuaca baik dan permintaan bahan baku dari perusahaan terus bertambah, tak menutup kemungkinan kuota pembelian kami juga meningkat,” akunya, kemarin

Sementara itu, Kepala Desa Legoksari Kecamatan Tlogomulyo yang menjadi salah satu sentra penghasil tembakau kualitas terbaik dari lereng Gunung Sumbing, Subakir, menjelaskan, harga tembakau petani ditingkat pabrikan memang mengalami kenaikan dibanding musim panen sebelumnya.

Salah satu yang menjadi barometer adalah grade atau totol C. Pada musim panen tahun ini dihargai jauh lebih mahal oleh pabrikan, yakni sebesar Rp 75.000 per kilogram atau naik dari musim panen tahun lalu yang hanya mencapai Rp 40.000 per kilogramnya.

“Kalau musim panen tahun lalu kualitasnya memang kurang baik karena cuaca yang tidak mendukung. Kurang mendapat panas matahari dan sering turun hujan. Berbeda dengan tahun ini di mana panasnya cukup dan membantu sekali petani saat menjemur tembakau,” ujarnya.

Terpisah, Sekretaris Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI), Agus Setyawan mengakui, akibat keterpurukan panen tembakau tahun lalu, luas lahan tanam tembakau di Kabupaten Temanggung pada tahun ini mengalami penurunan sekitar 35 persen dari luas lahan tahun sebelumnya atau luasnya mencapai sekitar 19.000 hektare.

Pihaknya menduga, pengurangan areal atau lahan tanam tembakau tahun ini dikarenakan banyak petani yang memilih menanam cabai terutama di daerah persawahan dan sebagian di areal tegalan.

“Dengan membaiknya kualitas serta harga jual tembakau tahun ini, kemungkinan tahun depan luas areal tanam tembakau kembali bertambah luas,” pungkasnya. 

(PU) Laporan: Rizal Ifan Chanaris
  1. Tembakau
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA