1. JAWA TENGAH
  2. PERTANIAN

Hore, puluhan tenaga harian lepas penyuluh pertanian di Klaten kantongi NIP CPNS

"Selain dituntut bertugas meningkatkan produktivitas pertanian, kami berharap tenaga penyuluh pertanian juga mampu meningkatkan kesejahteraan,"

©2016 Merdeka.com Editor : Puji Utami | Kamis, 12 Oktober 2017 09:58

Merdeka.com, Jawa Tengah - Kabar gembira bagi Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu (THL-TB) Penyuluh Pertanian di Klaten. Sebanyak 34 orang akhirnya menerima penetapan Nomor Induk Pegawai (NIP) dan Surat Keputusan (SK) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Daerah. Penyerahan dilaksanakan di Ruang Rapat B2 Sekretariat Daerah (Setda) Klaten, kemarin.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Klaten, Sartiyasto menerangkan, penerimaan CPNS THL-TB penyuluh pertanian merupakan bagian pengecualian dari moratorium penerimaan PNS. Prosesnya diawali dengan penandatanganan kerja sama antara Kepala Badan Penyuluh dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian Kementan RI dengan Bupati Klaten beberapa waktu lalu.

Pada tahap awal, lanjut dia, sebanyak 35 orang berusia maksimal 35 tahun per 5 September 2016 mengikuti seleksi pengangkatan dengan metode Computer Assisted Test (CAT). Mereka menyisihkan 90 orang lainnya yang berusia lebih dari 35 tahun. Pasalnya, usulan formasi dari Kementerian Pertanian untuk THL-TB penyuluh pertanian maksimal berumur 35 tahun.

"Akhirnya peserta yang berusia di bawah 35 tahun dinyatakan lulus dan diproses pengangkatan CPNS-nya. Namun dari 35 orang formasi THL-TB yang telah mengantongi penetapan NIP terdapat satu orang yang terkendala masalah data," terang Sartiyasto.

Penyerahan SK Pengangkatan CPNS Daerah secara simbolis dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Klaten Jaka Sawaldi. Pangkat penerima 34 SK tersebut meliputi, Golongan ruang Penata Muda (III/a) sebanyak 16 orang, Pengatur (II/c) sebanyak 4 orang, dan Pengatur Muda (II/a) sebanyak 14 orang. Mereka nantinya di tempatkan di lingkungan Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Klaten.

Sekda Klaten Jaka Sawaldi mengatakan, pengangkatan CPNS dikategorikan sebagai masa percobaan bagi yang hendak ditetapkan menjadi PNS. Meski penilaian terhadap PNS secara normatif dilakukan langsung oleh atasan yang bersangkutan, menurutnya masyarakat juga bisa melakukan penilaian dan melaporkan jika yang bersangkutan bekerja tidak sesuai ketentuan.

"Selain dituntut bertugas meningkatkan produktivitas pertanian, kami berharap tenaga penyuluh pertanian juga mampu meningkatkan kesejahteraan para petani yang berada di wilayah kerjanya," katanya.

(PU) Laporan: Aditya Putra Wijaya
  1. Penyuluh Pertanian
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA