1. JAWA TENGAH
  2. PERTANIAN

Desa di Cilacap ini bakal jadi kebun induk lada

“Kalau satu batang saja kena penyakit, (rekomendasi) itu digagalkan lagi."

Tanaman lada di Desa Cingebul, Lumbir, Banyumas.. ©2016 Merdeka.com Editor : Ibrahim | Kamis, 12 Oktober 2017 10:11

Merdeka.com, Jawa Tengah - Dinas Pangan dan Perkebunan Kabupaten Cilacap menyiapkan Desa Sadabumi, Kecamatan Majenang, sebagai calon kebun induk lada. Tak kurang dari 1 hektar lahan pun disiapkan untuk pembenihan.

Kepala Dinas Pangan dan Perkebunan Cilacap, Susilan mengatakan, Desa Sadabumi memenuhi beberapa kriteria untuk diusulkan menjadi calon kebun induk perkebunan lada. Di antaranya tanaman lada yang berusia 1 hingga 3 tahun, belum berproduksi dan memiliki rambatan yang sama.

"Untuk contoh tanaman yang direkomendasikan sebagai rambatan yaitu gliricidia sp atau gamal. Itupun pohon indukannya harus bagus”, kata Susilan, kemarin.

Syarat lainnya, sambung dia, dalam satu hamparan terdapat 1.000 batang tanaman lada pada lahan minimal 1 hektar yang direkomendasikan dan tidak terpetak-petak. Apabila letaknya terpisah, masih bisa ditoleransi jika letak tanaman berdekatan.

Aspek lain yang tak kalah penting yakni perawatan, termasuk drainase dan saluran pembuangan air agar benih tanaman tidak tergenang air. Sebab apabila diabaikan, genangan air dapat memicu timbulnya hama tanaman terutama jamur. Selain itu 1.000 batang tanaman itu harus bebas dari penyakit.

“Kalau satu batang saja kena penyakit, (rekomendasi) itu digagalkan lagi. Memang mencarinya tidak gampang, tetapi kebetulan di Sadabumi ada sehingga diharapkan ini dapat terealisasi”, lanjutnya.

Usulan calon kebun induk di Desa Sadabumi tersebut, menurut Susilan telah diverifikasi oleh Pemerintah Pusat, Provinsi, maupun Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik (Balitro). Tidak menutup kemungkinan, kebun induk ini akan dikembangkan di wilayah lain.

Salah satu wilayah yang cukup potensial dikembangkan yakni Desa Penyarang Kecamatan Sidareja. Meski demikian, untuk wilayah Cilacap hanya satu desa yang sudah diverifikasi.

"Kalau dinilai layak akan ditetapkan melalui SK Kementerian Pertanian. Kemungkinan penetapannya akhir tahun 2017”, jelasnya.

Berdasar peta zonasi perkebunan Dinas Pangan dan Perkebunan Cilacap, luas perkebunan lada di Cilacap mencapai 84,35 hektar dengan potensi produksi mencapai 31 ribu ton. Letaknya tersebar di sejumlah kecamatan bagian barat meliputi Dayaeuhluhur, Majenang, Sidareja, Cipari, Gandrungmangu, dan Karangpucung.

(I)
  1. Pertanian
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA