1. JAWA TENGAH
  2. PERDAGANGAN

Jelang Lebaran, transaksi harian di Pasar Kliwon Kudus capai Rp 20 M

"Ini justru yang dinanti pedagang setiap tahun,”

Pasar Kliwon Kudus. ©2016 Merdeka.com Editor : Puji Utami | Senin, 19 Juni 2017 06:38

Merdeka.com, Jawa Tengah - Menjelang Lebaran 2017, transaksi grosir dan retail di Pasar Kliwon Kudus naik 100 persen. Omzet di pasar grosir itu meningkat dari Rp 10 miliar menjadi Rp 20 miliar per hari.

“Peningkatan omzet para pedagang memang selalu tinggi pada momentum menjelang Lebaran. Ini justru yang dinanti pedagang setiap tahun,” kata koordinator Pasar Kliwon Sugito, Minggu (18/6).

Tingginya transaksi jual-beli di pasar terbesar di pantura timur ini didominasi produk konveksi. Lebih dari 80 persen transaksi berasal dari sektor ini. Jumlahnya mencapai lebih dari 1.500 pedagang dengan mayoritas penjualan grosir.

“Hampir semua produk dari berbagai daerah masuk ke Pasar Kliwon,” tambah Sugito.

Pengunjung yang melakukan transaksi di Pasar Kliwon kata Sugito berasal dari berbagai daerah, mulai dari daerah se-eks Keresidenan Pati hingga luar Jawa. Bahkan, saat ini pengiriman barang ke Papua, NTT, hingga Sulawesi masih terus berlangsung.

Sugito memperkirakan hingga batas terakhir mobilitas pengiriman barang sebelum Lebaran, transaksi ke luar Jawa masih terus berlangsung. “Model transaksinya langsung. Pembeli datang ke pasar tapi barangnya dipaketkan karena jumlahnya sangat banyak dan butuh waktu pengiriman,” tambahnya.

Selain sandang, menurut Sugito transaksi cukup tinggi saat ini ada pada kue kering. Ada sekitar 150 pedagang kue kering yang sat ini panen untung karena banyak pembeli. Transaksi juga jenis grosir dan retail. Umumnya para pedagang mendapatkan suplai dari perusahaan dan perajin kue UMKM.

“Penjualan kue kering juga bisa meningkat 100-200 persen,” jelas Sugito.

Hariyati, pedagang pakaian di Pasar Kliwon mengatakan, saat ini permintaan pakaian jadi sangat tinggi. Pembelinya mayoritas para pedagang retail dari berbagai kota. Kebanyakan menurut Hariyati melakukan transaksi pembelian grosir. Sementara, semakin mendekati Lebaran ini, permintaan secara retail juga meningkat.

“Penjualan retail meningkat sampai sekitar 30 persen,” kata Hariyati.

Menurut Hariyati makin mendekati Lebaran, permintaan sandang dengan cara retail semakin meningkat. Hal itu berbeda dari skala grosir yang justru akan menurun.

(PU) Laporan: Imam Khanafi
  1. Pasar Tradisional
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA