1. JAWA TENGAH
  2. PERDAGANGAN

Harga bawang merah di Cilacap turun

"... standar harga dari pemasok lagi turun. Jadi harga jual di tingkat pedagang juga ikut turun."

©2016 Merdeka.com Editor : Ibrahim | Rabu, 29 November 2017 13:30

Merdeka.com, Jawa Tengah - Harga bawang merah di sejumlah pasar tradisional wilayah eks distrik Majenang, Cilacap, mulai turun dalam sepekan ini. Di Pasar Induk Majenang, bawang merah rata-rata dijual Rp Rp 20.000 per kilogram.

Salah satu pedagang Yani (46) mengatakan, sejak awal pekan ini harga bawang merah semakin menurun. Seminggu sebelumnya komoditas ini dijual seharga Rp 24.000 per kilogram. "Harga jual bawang merah belakangan ini lagi turun. Karena stoknya banyak," ujar Yani, Rabu (29/11).

Dia mengatakan, stok bumbu dapur itu didatangkan pengepul dari sejumlah daerah penghasil. Di antaranya Kabupaten Brebes dan Pati.

Berbeda dengan bawang merah, harga jual bawang putih relatif masih stabil. Para pedagang di pasar Majenang umumnya menjual bawang putih Rp 20.000 per kilogram. "Kalau harga bawang putih masih tetap. Ada yang menjual Rp 20.000, ada juga yang Rp 18.000 per kilogram," kata dia.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Induk Majenang, Chamim, mengatakan, perkembangan harga jual bawang merah sebenarnya sangat fluktuatif. Setelah sempat naik bulan Oktober lalu, dalam sepekan terakhir justru sedang turun.

"Untuk tren harga jual bawang merah, dalam sepekan terakhir ini memang sedang turun. Tapi kalau harga jual bawang putihnya masih stabil," ujarnya.

Kondisi ini juga tak jauh berbeda dengan pasar tradisional di Desa Karangpucung, Kecamatan Karangpucung, Cilacap. Para pedagang di pasar tersebut menjual bawang merah lebih murah.

"Ini kan karena dipengaruhi standar harga dari pemasok. Stok bawang merah lagi banyak, dan standar harga dari pemasok lagi turun. Jadi harga jual di tingkat pedagang juga ikut turun," imbuh Chamim.

(I)
  1. Perdagangan
  2. Pasar Tradisional
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA