1. JAWA TENGAH
  2. PERDAGANGAN

Ada program crazy deal di Semarang Jewellery Expo

"Dari program promo Crazy Deal pengunjung dapat mendapatkan barang-barang tertentu yang ada di setiap stand dengan harga yang ekonomis,"

©2016 Merdeka.com Editor : Puji Utami | Selasa, 14 November 2017 14:44

Merdeka.com, Jawa Tengah - Pengusaha berlian mengadakan Semarang Jewellery Expo mulai 9-19 November 2017. Tujuan penyelenggaraan pameran ini untuk menggairahkan kembali bisnis tersebut.

Saat ini, tren penjualan terus mengalami penurunan, akibat daya beli masyarakat yang rendah. Selain itu juga pembelian perhiasan dan emas cenderung berisiko.

Koordinator Semarang Jewellery Expo 2017 sekaligus Manager Honey Gold & Jewellery, Irene Le mengatakan penjualan emas dari tahun 2016 hingga akhir tahun 2017 terus mengalami penurunan. "Kami memberikan diskon 50 persen ditambah 10 persen dan diberikan juga free gift bagi pengunjung kartu kredit BCA. Selain itu pengguna kredit BCA juga akan mendapatkan cicilan 0 persen," ujarnya.

Ia menuturkan jika di pameran ini juga terdapat Crazy Deal. "Dari program promo Crazy Deal pengunjung dapat mendapatkan barang-barang tertentu yang ada di setiap stand dengan harga yang ekonomis," tuturnya.

Pameran diikuti oleh tujuh toko perhiasan di Kota Semarang yakni Diamond House, Honey Gold & Jewellery, Mulia Jewellery, Alexandra Deborah, Monica Jewellery, Alexandrite Gemstone Jewellery dan Diamond World Jewellery.

Owner Monica Jewellery Wirawan Setiawan mengungkapkan, jika penurunan tren dipicu oleh banyaknya penjualan melalui media online yang kini sedang menjadi tren gaya hidup masyarakat perkotaan. "Sedangkan daya beli masyarakat untuk perhiasan tahun ini turun, lebih parah jika dibandingkan dengan tahun lalu, namun saya optimis pada tahun depan akan meningkat hingga mencapai angka 20 persen," ujarnya.

Pengunjung yang ditemui di pameran Semarang Jewellery Expo 2017, Ayu tertarik untuk membeli perhiasan yang dipamerkan. "Saya tertarik diskon yang diberikan namun hanya melihat lihat terlebih dahulu tidak langsung membeli," paparnya.

(PU) Laporan: Dian Ade Permana
  1. Harga Emas
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA