1. JAWA TENGAH
  2. PERBANKAN

Kantongi laba Rp 1,343 T Bank Jateng ingin jadi bank daerah terkaya

"Kami menargetkan pertumbuhan antara 10 sampai 15 persen tahun ini."

RUPS Bank Jateng di Crowne Hotel, Jumat (31/3).. ©2016 Merdeka.com Editor : Ibrahim | Sabtu, 01 April 2017 12:13

Merdeka.com, Jawa Tengah - Bank Jateng menargetkan menjadi bank daerah dengan aset terbesar di Indonesia dalam tiga tahun ke depan. Saat ini, Bank Jateng berada di peringkat kedua di bawah BJB (Bank Jawa Barat).

Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno mengatakan target tersebut dicanangkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar di Crowne Hotel, Jumat (31/3).

"Saat ini aset Bank Jateng Rp 51,25 triliun, di bawah BJB yang memiliki Rp 97,01 triliun," jelasnya.

Sementara Bank Jatim memiliki Rp 43,03 triliun dan Bank DKI Rp 26,19 triliun. Tiga tahun lalu, Bank Jateng berada di peringkat ke empat.

Dikatakan, untuk mencapai target tersebut aset yang dimiliki minimal harus di atas Rp 50 triliun. Supriyatno menyatakan bahwa tahun 2017 adalah penentuan kinerja sebelum menstabilkan aset di tahun 2018 dan 2019.

"Karenanya kami menargetkan pertumbuhan antara 10 sampai 15 persen tahun ini," tegasnya.

Dia menyatakan tahun 2016 kerja Bank Jateng sangat baik. Laba kotor yang diperoleh mencapai Rp 1,343 triliun dengan pendapatan bersih setelah dipotong pajak Rp 980 miliar. Tahun sebelumnya pencapaian laba kotor Rp 1,1 triliun dan bersih Rp 800 miliar.

"Deviden kami 50,75 persen, di atas harapan OJK yang rata-rata 30 persen," kata Supriyatno.

Perhitungan ini didasarkan PAD Jateng masih memerlukan bantuan dan sisanya digunakan untuk dana cadangan umum.

Sementara Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan saat ini sistem di Bank Jateng mulai tertata. "Sekarang saatnya speed up, berlari agar menjadi yang terbaik," terangnya.

Dia juga berharap agar Bank Jateng tak berharap pada APBD dan memanfaatkan deviden-nya untuk penambahan modal. "Kalau berharap kepada APBD paling cuma Rp 10 miliar atau Rp 20 miliar, bank kok cuma segitu, ya deviden harus lebih bisa dimaksimalkan," kata Ganjar.

Dengan pola perputaran deviden yang diatur sedemikian rupa, Ganjar berharap aset Bank Jateng terus bertambah. (ade)

(I)
  1. Bank Jateng
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA