1. JAWA TENGAH
  2. PERBANKAN

Digandeng Kemendikbud, Bank Jateng jadi percontohan penyaluran dana BOS nontunai

"...memudahkan pengawasan proses pemberian bantuan operasional kepada sekolah."

Direktur Bisnis Bank Jateng, Pujiono.. ©2016 Merdeka.com Editor : Ibrahim | Sabtu, 16 Desember 2017 10:36

Merdeka.com, Jawa Tengah - Penerapan dana bantuan operasional sekolah secara nontunai membuat Bank Jateng melakukan akselerasi. Bank andalan masyarakat Jawa Tengah tersebut menjadi satu dari tujuh bank pembangunan daerah yang dijadikan percontohan.

Direktur Bisnis Bank Jateng, Pujiono mengatakan, sesuai perkembangan teknologi dan kebijakan dari pemerintah pusat terkait penyaluran dana bantuan operasional sekolah maka ke depan penyaluran dana BOS dan pembelanjaannya oleh sekolah disalurkan dengan sistem transaksi keuangan nontunai.

"Sistem pembayaran dari tunai ke nontunai diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan memudahkan pengawasan proses pemberian bantuan operasional kepada sekolah," katanya pada evaluasi pelaksanaan BOS tahun 2017 dan sosialisasi BOS 2018 di Magelang, Kamis ()14/12) malam.

Pujiono menekankan bahwa dengan penyaluran dana BOS melalui transaksi nontunai maka seluruh proses dalam penyaluran dan pembelanjaan dana BOS disalurkan melalui rekening bank, baik rekening sekolah maupun mitra sekolah dengan menggunakan suatu sistem aplikasi sehingga semua transaksi pencatatan sampai dengan pelaporan dari hulu hingga hilir terdokumentasi dalam database yang ada di bank.

"Dengan demikian maka transaksi belanja pendidikan akan lebih transparan," ujarnya.

Berjalan sejak awal tahun 2017, dalam pelaksanaannya, Kementerian Pendidikan telah menunjuk tujuh bank pembangunan daerah sebagai percontohan. Yaitu Bank Jateng, Bank NTB, Bank Jatim, Bank BJB, Bank Kaltim, Bank Sumsel Babel dan Bank Sulselbar.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan Bank Jateng telah melaksanakan uji coba penyaluran dan pembelanjaan BOS melalui transaksi nontunai dengan menunjuk 12 sekolah yang ada di Semarang meliputi SD, SMP, SMA/SMK.

"Alhamdulillah uji coba dapat berjalan dengan baik, meskipun ada beberapa penyempurnaan pada sistem atau aplikasi penyaluran dana nontunai," katanya.

Sesuai dengan kebijakan Kementerian Pendidikan pada 2018 uji coba yang sudah berhasil ini akan dikembangkan di 15 kabupaten/kota.

Ia mengatakan di Jateng nanti juga akan dikembangkan di 15 kabupaten/kota, namun pihaknya mengikuti petunjuk dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jateng, kira-kira kabupaten/kota mana yang akan ditunjuk untuk mengimplementasikan BOS nontunai tahun 2018.

(I)
  1. Bank Jateng
  2. Pendidikan
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA