1. JAWA TENGAH
  2. PERBANKAN

Asyik, tahun ini Bank Jateng turunkan bunga kredit sektor perikanan

"Kami sebenarnya tahun kemarin sudah menurunkan menjadi 11,5 persen. Tapi tahun ini ada kemungkinan akan kami turunkan lagi,"

Direktur Utama Bank Jateng, Supriyatno.. ©2016 Merdeka.com Editor : Puji Utami | Jum'at, 17 Februari 2017 15:29

Merdeka.com, Jawa Tengah - Suku bunga kredit perikanan bagi nasabah Bank Jateng akan turun menjadi sekitar 10 persen. Hal ini dimaksudkan agar usaha di sektor perikanan semakin produktif.

Direktur Utama Bank Jateng, Supriyatno, usai menghadiri acara peresmian gedung Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 3 Jateng dan DIY, Jumat (17/2), mengatakan rencana tersebut akan diterapkan tahun ini. "Selama ini kan untuk bunga kredit produktif sekitar 13 hingga 14 persen. Kami sebenarnya tahun kemarin sudah menurunkan menjadi 11,5 persen. Tapi tahun ini ada kemungkinan akan kami turunkan lagi," ujarnya.

Dikatakan, saat ini para nelayan yang memiliki industri perikanan menengah ke atas membutuhkan kredit untuk membeli alat penangkap ikan yang baru. Hal ini menyusul larangan penggunaan cantrang dari pemerintah. "Dengan plafon kredit produktif Rp 1 miliar di sektor perikanan itu saya yakin nelayan akan mampu membeli alat tangkap baru atau kapal," terangnya.

"Tentunya untuk mendapat kredit ini, kami akan memberlakukan beberapa persyaratan. Selain agunan, kami juga harus melihat apakah nelayan itu punya kapal, aktif berproduksi dan tentunya izin menangkap ikan," tambah Supriyatno.

Program kredit produktif bagi nelayan itu tidak akan tumpang tindih dengan program Bank Jateng sebelumnya, yakni Mitra Jateng 25. "Program Mitra Jateng 25 itu diperuntukkan bagi nelayan golongan menengah ke bawah dengan plafon pinjaman Rp 25 juta," imbuhnya.

Selain akan menurunkan kredit produktif bagi pelaku usaha di sektor perikanan, Bank Jateng juga akan menerapkan bunga rendah bagi pengusaha di sektor pariwisata dan pertanian.

(PU)
  1. Bank Jateng
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA