1. JAWA TENGAH
  2. MAKRO

Waspada banjir longsor, Ganjar minta praktikkan ilmu titen

...masyarakat mempunyai cara meramal akan terjadinya bencana alam lewat tanda-tanda alam yang tidak ada di negara lain di dunia.

©2016 Merdeka.com Editor : Puji Utami | Selasa, 10 Oktober 2017 18:25

Merdeka.com, Jawa Tengah - Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai datangnya musim penghujan. Hujan yang sudah turun di beberapa wilayah di Jateng berpotensi menimbulkan bencana banjir dan tanah longsor.

Meskipun program penanggulangan bencana sudah intensif dilakukan, menurutnya masyarakat patut waspada akan perubahan kondisi yang terjadi di lingkungannya masing-masing.

“Kita punya kearifan lokal namanya ilmu titen. Misalnya kalau hujan turun lebih dari dua jam maka siap-siap mengungsi karena biasanya banjir besar akan datang. Longsor juga bisa diamati dari retakan tanah di bukit atau dataran tinggi,” katanya, di Kantor Gubernur Jateng, Selasa (10/10).

Ilmu titen, imbuh Ganjar, menarik karena masyarakat mempunyai cara meramal akan terjadinya bencana alam lewat tanda-tanda alam yang tidak ada di negara lain di dunia. “Tidak kalah menariknya yakni sistem kekerabatan dan gotong royong masyarakat Jateng sehingga mampu menggerakkan masyarakat untuk saling membantu dalam penanganan bencana alam,” ujarnya.

Ganjar sendiri sudah menyusun buku berjudul “Disaster Management and Ilmu Titen” pada awal 2016 lalu. Buku itu sebenarnya disusun Ganjar untuk disampaikan di hadapan para pemimpin dunia dalam konferensi perubahan iklim di Belanda. Sepulang dari Negeri Kincir Angin, Ganjar meminta buku itu disebar ke masyarakat agar ilmu titen kembali digunakan masyarakat dalam penanggulangan bencana.

“Di Jateng sudah dibentuk desa-desa tangguh bencana, ada relawan-relawan yang siap sedia bergerak dan responsif, saya kira kita sudah siap,” katanya.

Kamis pagi, Ganjar juga telah mendatangi Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng. BPBD diminta segera berkoordinasi dengan seluruh stakeholder untuk mengantisipasi bencana.

“Saya sedang siapkan surat edaran kepada bupati dan walikota untuk siaga bencana,” katanya.

(PU)
  1. Bencana
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA