1. JAWA TENGAH
  2. MAKRO

Rumahnya dikunjungi, lelaki Grobogan ini hibur Ganjar dengan kendang galon

"Pakai galon saja, jangan ember. Yang nyanyi Bu Kades nggih pak Gub."

©2016 Merdeka.com Editor : Ibrahim | Rabu, 29 November 2017 22:24

Merdeka.com, Jawa Tengah - Kunjungan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ke Dusun Tanjungsari Desa Tlogorejo Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan berlangsung dengan suasana gayeng. Bermaksud meninjau Rumah Sehat Layak Huni (RSLH), Ganjar malah mengajak pemilik rumah untuk bernyanyi dangdut.

Saat Ganjar bertanya pekerjaan sehari-hari Budi, selaku pemilik rumah, dijawab jaga di warung kopi dan ikut orkes campursari. "Kerja jaga warung sama jadi tukang kendang di grup campursari atau dangdut, tergantung yang order," jelasnya, Rabu (29/11).

Dari jaga warung, Budi mengaku penghasilannya per hari berkisar Rp 30 ribu hingga Rp 50 ribu. Sementara jika dapat tanggapan, antara Rp 100 ribu sampai 200 ribu untuk empat jam main.

Mendapat jawaban tersebut, Ganjar pun meminta Budi unjuk kebolehan. Namun sayang, Budi mengaku tidak punya kendang, karena itu permintaan gubernur yang identik dengan rambut putih itu pun susah dituruti. Tak kehabisan akal, akhirnya warga mencarikan galon air minum. "Pakai galon saja, jangan ember. Yang nyanyi Bu Kades nggih pak Gub," kata Budi.

Ganjar pun meminta Adi Saputro, Kepala Desa Tlogorejo mencari istrinya dan memintanya bernyanyi. "Saya menyanyi sudah sejak kecil pak Ganjar, sejak lulus SD sudah nyanyi dari panggung ke panggung," ujarnya.

Dia menyanyikan dua lagu dangdut yang sedang hits, yakni Bojo Galak dan Ditinggal Rabi. "Ayo semua tepuk tangan, nanti saya traktir kopi klotok," kata Ganjar. Ajakan tersebut disambut, warga dengan turut bernyanyi. Di akhir lagu, Budi meminta Ganjar menulis pesan untuk motivasi dirinya dalam menjalani hidup.

Soal RSLH, Ganjar mengatakan program tersebut adalah bentuk nyata perhatian pemerintah untuk menciptakan hunian yang sehat dan layak huni. "Seperti rumah ini yang mendapat bantuan Rp 10 juta dan dikerjakan dengan gotong royong. Ternyata bisa terwujud sekaligus jadi warung," terangnya.

Ganjar juga menyarankan kepada Budi untuk mengembangkan usaha kopi klotoknya. Menurutnya, Budi harus gencar melakukan promosi di media sosial dan mengemas kopinya agar bisa dikirim ke pemesan melalui jalur online. Ganjar dan Bupati Grobogan, Sri Sumarni juga memberikan bantuan modal untuk pengembangan usaha kopi klotok milik Budi.

(I) Laporan: Dian Ade Permana
  1. Grobogan
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA