1. JAWA TENGAH
  2. MAKRO

PPDB online SMA/SMK di Jateng dibuka tahap II, catat nih jadwalnya

"Ini dilakukan sebab masih ada kuota yang belum terpenuhi,"

©2016 Merdeka.com Editor : Puji Utami | Minggu, 18 Juni 2017 14:26

Merdeka.com, Jawa Tengah - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online Jawa Tengah tahap dua akan dibuka pukul 10.00 Senin (19/6) sampai Selasa (20/6). Pembukaan pendaftaran tahap dua ini sebagai langkah pemenuhan jumlah kuota penerimaan SMA/SMK yang belum tercapai.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jateng Gatot B. Hastowo, mengatakan PPDB online tahap pertama sudah berlangsung dengan baik dan sejumlah kendala bisa diatasi. "Nanti setelah pengumuman yang sudah bisa diakses mulai pukul 00.01 WIB, jam 10-nya kita mulai PPDB Online tahap II. Ini dilakukan sebab masih ada kuota yang belum terpenuhi, misalnya di Magelang, ada satu sekolah yang kelas MIPAnya menampung 128 tapi baru terisi 60," ungkap Gatot saat dihubungi, kemarin.

Sejumlah sistem yang dilakukan saat PPDB online pertama akan dihilangkan sehingga siswa mendaftar murni menggunakan SHUN atau NEM saja. Sistem rayonisasi, penambahan nilai untuk siswa dengan kondisi tertentu akan dihilangkan sehingga diharap PPDB online kedua akan menutup kekurangan kuota tersebut.

"Yang pasti kami terbuka kepada masyarakat, bahwa masih ada sejumlah kuota yang belum terisi. Ini juga menjadi evaluasi bagi kami, kok bisa sampai terjadi sisa kuota, mengingat ini pelaksanaan pertama," ujarnya.

Gatot juga menyampaikan terus melakukan koordinasi dengan sekolah terkait keluhan orangtua siswa pada penambahan poin bagi siswa dengan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP). "Kita tidak bisa menyalahkan siapapun termasuk camat yang mengeluarkan SKTM. Sebab dalam permendikbud sudah jelas bahwa dalam penerimaan siswa baru diberikan kuota khusus minimal 20 persen," terangnya. Namun, dirinya menyayangkan orangtua yang memalsukan data diri dan secara sengaja menggunakan SKTM untuk mendapat tambahan nilai.

Secara kumulatif se-Jawa Tengah calon peserta didik dari keluarga miskin untuk SMA Negeri sebanyak 10.076 (8,24%) dari total daya tampung yang tersedia 112.792 orang. Sedangkan, SMK Negeri sebanyak 12.777 (12,24%) dari total daya tampung 98.100 orang. Dia menilai dari data tersebut persebaran calon peserta didik dari keluarga miskin kurang merata. 

(PU) Laporan: Dian Ade Permana
  1. Pendidikan
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA