1. JAWA TENGAH
  2. MAKRO

Pecinta buku di Semarang wajib datang ke bazar ini

Kala itu setidaknya sekitar 100 ribu buku terjual.

©2016 Merdeka.com Editor : Puji Utami | Sabtu, 28 Oktober 2017 12:17

Merdeka.com, Jawa Tengah - Pangsa pasar dan minat buku di Semarang terhitung tinggi. Penikmat buku di ibu kota Jawa Tengah ini tak kalah dengan pembaca dari kota besar lain.

Menurut Muhammad Yusuf dari Yusuf Agency Yogyakarta, Semarang hanya kalah dari Jakarta dan Yogyakarta. "Di sini banyak yang senang buku, tapi toko bukunya tidak banyak. Makanya saya rutin mengadakan bazzar buku di Semarang, setidaknya setahun dua kali," jelasnya di pelataran parkir Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), Sabtu (28/10). Untuk even kali ini digelar mulai 27 Oktober sampai 1 November 2017.

Yusuf mengatakan pernah menggelar bazzar di Wonderia selama tiga bulan. Kala itu setidaknya sekitar 100 ribu buku terjual. Sementara kalau even rutin yang biasanya digelar selama dua minggu, bisa laku antara 20 ribu hingga 40 ribu buku. "Kalau waktu even pendek, buku yang saya bawa relatif bervariasi agar semakin banyak pilihan," ucapnya. Buku yang paling banyak digemari pembaca Semarang menurutnya adalah adalah hukum, filsafat, sastra, dan buku aneka tips.

Dia mengaku tak merasa tersaingi dengan banyaknya penjual buku online. Ini karena dia pun memanfaatkannya untuk menjual buku hingga ke luar daerah. "Jualan online malah enak, karena pembeli tidak menawar. Jika cocok langsung bayar," kata Yusuf. Sementara pembeli konvensional pun tetap dilayaninya karena banyak yang senang dan menikmati sensasi kala berburu di lautan tumpukan buku.

Seorang pembeli, Berta Silvia, mahasiswa Jurusan Sejarah Universitas Diponegoro (Undip) mengatakan lebih senang membeli buku saat ada bazzar. Alasannya, selain banyak pilihan seringkali dia juga mendapat buku yang tak terduga. "Kadang kan ada buku lama, nah selain harganya murah juga banyak judul-judul baru yang tak masuk dalam literasi kita," jelasnya. 

(PU) Laporan: Dian Ade Permana
  1. Pameran Buku
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA