1. JAWA TENGAH
  2. MAKRO

Menilik pondok pesantren Ramadan khusus lansia di Magelang

“Sebenarnya memang ada kalangan remaja yang juga mendaftarkan diri tetapi kami tolak,"

©2016 Merdeka.com Editor : Puji Utami | Selasa, 30 Mei 2017 13:52

Merdeka.com, Jawa Tengah - Selama memasuki bulan suci Ramadan 1438 Hijriyah tahun 2017 ini, ratusan orang lanjut usia atau lansia tercatat menjadi santri di Pondok Sepuh Masjid Agung Payaman Kecamatan Secang Kabupaten Magelang.

Berbagai program kegiatan mereka jalani. Mulai dari membaca kitab suci Al Quran, mengikuti pengajian, dan berbagai rangkaian kegiatan lainnya. Menurut Pengelola Pondok Sepuh Masjid Agung Payaman, Muhammad Tybyan, pondok ini memang sengaja dikhususkan bagi para lansia.

Sedangkan, khusus untuk tahun ini terdapat sedikitnya 300 orang lansia yang mendaftarkan diri sebagai santri selama Ramadan. Dari jumlah tersebut, 260 orang di antaranya merupakan perempuan sedangkan 40 sisanya merupakan laki-laki.

Mereka berasal dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. Mulai dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Jakarta, Bandung, Sumatera, hingga Kalimantan.

“Sebenarnya memang ada kalangan remaja yang juga mendaftarkan diri tetapi kami tolak, karena dikhawatirkan justru mengganggu keikhlasan para lansia dalam menjalankan berbagai ibadah Ramadan,” jelasnya, Selasa (30/5).

Untuk menjadi santri selama bulan Ramadan, peserta program khusus yang telah berlangsung sejak tahun 1980 ini ditarik iuran masing-masing sebesar Rp 30.000. Nominal tersebut digunakan sebagai pengganti biaya listrik dan air. Sedangkan untuk keperluan makan, para santri bisa memasak atau membeli makanan sendiri.

Dengan membludaknya jumlah peserta, dikatakan, para santri harus rela tidur di serambi masjid atau rumah-rumah penduduk sekitar pondok karena alasan lokasi yang sangat terbatas.

"Peserta akan mengikuti program santri khusus sejak awal Ramadan, dan akan kembali pulang ke daerah asal masing-masing pada tanggal 20 Ramadan bahkan ada beberapa orang yang pulang hingga akhir Ramadan,” bebernya.

Sementara itu, salah seorang santri asal Tulung Agung, Jawa Timur, Muh Solehan mengaku ketertarikannya untuk mengikuti program santri khusus di Pondok Sepuh Masjid Agung Payaman dikarenakan ingin menjalankan ibadah secara lebih khusyuk di bulan Ramadan.

“Sudah sejak lama saya mengetahui dan ingin mengikuti kegiatan ini, namun baru tahun ini mendapatkan hidayah,” tuturnya.

(PU) Laporan: Rizal Ifan Chanaris
  1. Ramadan
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA