1. JAWA TENGAH
  2. MAKRO

Kocak, begini cara Ganjar melepas atlet Pomnas Jateng terbang ke Makassar

"Harus lebih baik. Kalau tidak, baliknya dari Makassar ke Semarang harus renang."

Atlet Pomnas Jateng. ©2016 Merdeka.com Editor : Ibrahim | Selasa, 10 Oktober 2017 11:45

Merdeka.com, Jawa Tengah - Sebanyak 175 atlet Jawa Tengah akan mengikuti Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) di Makassar, Sulawesi Selatan yang digelar 14-21 Oktober 2017. Sebelum berangkat, seluruh atlet tersebut mendapat motivasi dan pengarahan dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di Gedung Gradhika Praja Bhakti, Selasa (10/).

Sadar dirinya harus memberi suntikan semangat, Ganjar sengaja membuat suasana sedikit cair. Dengan bumbu guyonan clemongannya yang khas, Ganjar mengatakan capaian pada perhelatan Pomnas kali ini harus lebih baik dari event sebelumnya, yang berada di posisi tiga besar.

"Harus lebih baik. Kalau tidak, baliknya dari Makassar ke Semarang harus renang," candanya yang disambut tawa seisi ruangan dan berlanjut pada teriakan, "Siap lebih baik pak," teriak para atlet kompak.

Ada tiga hal yang menentukan sebuah prestasi, kata Ganjar, yakni semangat dan disiplin, keterampilan, serta politik dalam permainan. "Politik itu bukan berarti curang, tapi bagaimana mengatur strategi. Misal di atletik medali yang diperebutkan banyak, maka di cabang tersebut harus dimaksimalkan," terangnya.

Sementara untuk cabang yang sulit bersaing, pengiriman atlet bertujuan untuk mengukur kemampuan serta mendapatkan ilmu dari pemenang.

Lebih lanjut, faktor lain yang tidak boleh dilupakan dalam olahraga adalah ketersediaan anggaran yang dialokasikan pemerintah. Ganjar menegaskan anggaran bisa dinaikkan berdasar persetujuan DPRD asal para atlet pulang membawa prestasi.

"Anggaran itu kan bisa memotivasi atlet, bisa juga untuk peningkatan sarana agar dalam latihan lebih menunjang," paparnya.

Ganjar berharap agar para atlet tidak tergesa-gesa menikah tapi berusaha meningkatkan karir olahraganya. "Ada banyak ruang jika para atlet berprestasi. Mau kerja di BUMD, BUMN, TNI, atau Polri pasti lebih mudah karena ada rekomendasi prestasi," ungkapnya.

Dalam kesempatan ini Ganjar juga berpesan agar para atlet menjaga integritas dan kejujuran. Menurutnya, mengakui kekalahan adalah tindakan gentle daripada meraih kemenangan dengan kecurangan.

"Kemarin itu Jateng jadi tuan rumah Popnas, kita tidak jadi juara tidak masalah karena penyelenggaraan fair. Kejujuran adalah investasi anak bangsa yang harus dijaga," tegas Ganjar.

Ketua Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (Bapomi) Jateng, Bambang Budi Raharjo, mengungkapkan dalam Pomnas 2017 ada 14 cabang olahraga yang dipertandingkan.

"Kemarin kita juara tiga, kami berharap lebih baik. setidaknya menjadi juara dua atau seperti yang ditargetkan Gubernur untuk menjadi juara umum," paparnya. Cabang andalan untuk mendulang medali di antaranya adalah atletik.

(I) Laporan: Dian Ade Permana
  1. Olahraga
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA