1. JAWA TENGAH
  2. MAKRO

Gunungan Mbah Santri diarak di jalur Pantura Demak

"ini adalah ikhtiar, usaha yang akan selalu kami jaga dalam kehidupan bermasyarakat di Wonokerto."

Arak-arakan Gunungan Mbah Santri Demak.. ©2016 Merdeka.com Editor : Ibrahim | Minggu, 13 Agustus 2017 13:14

Merdeka.com, Jawa Tengah - Mengenakan busana adat jawa, seluruh warga Wonokerto, kecamatan Karangtengah, Demak mengarak dua gunungan hasil bumi, Minggu (13/8). Seluruh warga nampak hidmat mengikuti rangkaian prosesi sedekah bumi.

Berangkat dari kediaman Kepala Desa, iring-iringan warga yang dominan mengenakan beskap berwarna coklat berjalan menyusuri sisi sungai sepanjang jalur pantura Demak bertolak menuju makam mbah Santri, leluhur daerah setempat.

Sesampainya di makam, seorang kiai memimpin doa. Selain harapan diberi keberkahan serta panen yang melimpah, juga diungkapkan agar tidak meninggalkan perjuangan leluhur yang telah membuka pemukiman Wonokerto dengan cara berziarah dan mengenang pergerakannya.

Usai mengamini doa kiai, seperti menerima dorongan yang sama, seluruh warga maju mengerumuni gunungan untuk berebut hasil bumi dari petani setempat, yang telah rela berbagi hasil panen pada saudara satu desa.

Kepala Desa Wonokerto, Bambang Untoro mengatakan bahwa tradisi Gunungan Mbah Santri tersebut memang rutin diselenggarakan setiap bulan Apit atau Dzulqo'dah dalam masa kalender hijriah.

Dia menjelaskan bahwa gunungan dan makam mbah Santri merupakan inti dari prosesi ini. Perpaduan rasa mensyukuri nikmat dan berbagi hasil bumi, sebagai makna dari simbolisasi gunungan, serta mengenang dan meneruskan perjuangan leluhur melalui ziarah.

"ini adalah ikhtiar, usaha yang akan selalu kami jaga dalam kehidupan bermasyarakat di Wonokerto," kata dia.

Bukan hanya gunungan, lanjut Bambang, sebagai lanjutan dari prosesi ini juga akan ada pertunjukan wayang kulit semalam suntuk. "Juga kebetulan kirab Gunungan Mbah Santri tahun ini tepat dengan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 72," tandas dia.

(I)
  1. Tradisi
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA