1. JAWA TENGAH
  2. MAKRO

Ganjar tanam ribuan bibit buah di hutan Kendeng

"Bismillahirahmanirrahim, semoga tumbuh subur dan ngrejekeni warga sekitar. Amin."

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat melakukan penyiraman usai menanam buah nangka di Kawasan Hutan Ujung Kendeng.. ©2016 Merdeka.com Editor : Ibrahim | Rabu, 29 November 2017 15:23

Merdeka.com, Jawa Tengah - Blok Barat Hutan Kendeng yang ada di Kabupaten Grobogan digagas menjadi ekowisata. Saat ini proses persiapan sedang berlangsung dengan kegiatan penanaman tanaman keras dan buah-buahan.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengawali penanaman bibit buah Nangka di kawasan hutan yang masuk wilayah Desa Jenengan, Kecamatan Klambu itu pada Rabu (29/11/2017). "Bismillahirahmanirrahim, semoga tumbuh subur dan ngrejekeni warga sekitar. Amin," doa Ganjar usai menanam dan mengguyurkan air.

Gubernur mengatakan, saat ini adalah waktu yang pas untuk menanam. Karena hujan sedang turun dengan lebat. "Di beberapa daerah malah terlalu lebat, Wonogiri hujannya terlalu banyak dan sekarang banjir dan longsor. Saya berdoa semoga korban longsor segera ditemukan semua dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan," papar Ganjar.

Terkait ekowisata Ganjar berharap gagasan tersebut dilaksanakan secara serius. Penanaman dilakukan terus agar tanaman bisa bervariasi dan menarik minat wisatawan.

"Tapi menanam pun harus hati-hati. Ada kondisi tanah tertentu yang tidak bagus kalau ditanami terlalu rapat. Seperti di Banjarnegara yang longsor karena tanahnya gembur pohonnya terlalu banyak," pesannya.

"Saya berharap pengelolaan ekowisata ini bisa membawa kesejahteraan masyarakat. Ketika pariwisata tumbuh maka ekonomi masyarakat juga ikut terkatrol," kata mantan wakil ketua komisi dua DPR itu.

Kepala ADM Perhutani Purwodadi Dewanto mengatakan, kawasan ini akan dinamakan Ekowisata Ujung Kendeng. Pihaknya bekerjasama dengan lembaga masyarakat desa hutan setempat dalam pengelolaan. "Warga sebenarnya terbiasa menanam jagung tapi kami edukasi agar menanam tanaman keras di antaranya buah-buahan, " tuturnya.

Dijelaskannya, bibit yang ditanam sebanyak 1.500. Di antaranya bibit nangka, durian, sirsak, matoa, dan sengon.

(I)
  1. Lingkungan
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA