1. JAWA TENGAH
  2. MAKRO

Ganjar: Jangan ada lagi Puskesmas menolak pasien

"...tolong dicek betul agar mereka bisa berobat dengan cepat, administrasi dipermudah, mereka dilayani dengan prima, itu penting..."

©2016 Merdeka.com Editor : Ibrahim | Rabu, 13 Desember 2017 16:35

Merdeka.com, Jawa Tengah - Meninggalnya seorang balita berusia 7 bulan Icha Selfia, warga Desa Sidamulya, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes menjadi perhatian khusus Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Sebab dikabarkan, kematian putri dari ibu bernama Emiti (32) itu akibat ditolak oleh puskesmas saat akan berobat karena kurangnya syarat administrasi.

Terkait hal itu, Ganjar meminta secara tegas agar peristiwa itu tidak terulang lagi. "Sudah, saya sudah minta bupati ke sana. Saya meminta jangan sampai ada yang menolak pasien," tandasnya saat apel pagi di halaman Pemprov Jateng, Rabu (13/12/2017).

Peristiwa ini, tuturnya, harus menjadi pengingat bagi semua pihak agar di masa mendatang tak ada kejadian serupa. Terlebih lagi Kabupaten Brebes, ungkap Ganjar, yang baru saja mendapatkan penghargaan Hak Asasi Manusia (HAM) dari Kementerian Hukum dan HAM. Namun bersamaan dengan itu justru terjadi pelanggaran HAM di bidang kesehatan.

"Saya minta Dinas kesehatan tolong dicek betul agar mereka bisa berobat dengan cepat, administrasi dipermudah, mereka dilayani dengan prima, itu penting," tegasnya lagi.

Seperti diketahui, balita bernama Icha itu sakit sejak Jumat (8/12/2017). Balita itu mengalami gejala muntah dan berak (muntaber) secara terus menerus. Sebelum dibawa ke puskesmas, Icha dibawa ke tukang urut. Dan oleh tukang urut disarankan untuk dibawa ke puskesmas saja.

Keesokan paginya pada Sabtu (9/12/2017), sang ibu membawa Icha ke puskesmas Sidamulya dengan berjalan kaki sepanjang 1,5 kilometer. Namun sampai di puskesmas tidak ada penanganan karena alasan kelengkapan administrasi.

Balita itu akhirnya meninggal dunia pada Minggu (10/12/2017) pagi. Peristiwa ini lalu banyak menjadi sorotan media dan juga warganet.

Melalui akun twitter resminya @pemkab_brebes, Pemkab Brebes juga memberikan penjelasan terkait kejadian itu. Melalui akun itu disebutkan bahwa Bupati Brebes Idza Priyanti langsung berkunjung ke rumah keluarga pasien dan berjanji akan mengevaluasi pelayanan kesehatan di wilayahnya.

(I)
  1. Kesehatan
  2. Pelayanan Kesehatan
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA