1. JAWA TENGAH
  2. MAKRO

Dengan aplikasi ini, naik Bus Trans Semarang tak perlu nunggu lama

.....penumpang akan dapat mengetahui informasi rute, posisi armada, titik transit serta waktu kedatangan dan durasi tempuh.

©2016 Merdeka.com Editor : Puji Utami | Kamis, 10 Agustus 2017 07:42

Merdeka.com, Jawa Tengah - Untuk memudahkan para penumpang, Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang menggandeng Aplikasi Moovit. Melalui aplikasi tersebut, penumpang akan dapat mengetahui informasi rute, posisi armada, titik transit serta waktu kedatangan dan durasi tempuh.

Aplikasi itu merupakan produksi dari Silicon Valley dan telah digunakan oleh kurang lebih 70 juta pengguna di seluruh dunia yang mencakup 1.400 kota di 72 negara dan menggunakan 47 bahasa.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Layanan Umum (BLU), Ade Bhakti, menyebutkan sejumlah negara maju telah menggunakan aplikasi ini dalam menunjang transportasi massal.

"Telah kami lakukan uji coba, untuk diimplementasikan di trayek Trans Semarang Koridor I-VI. Per tanggal 9 Agustus ini secara trial, para pengguna jasa Trans Semarang dapat menggunakan aplikasi ini di smartphone," sebut Ade, Rabu (9/8).

Untuk memperoleh aplikasi tersebut, cukup dengan mengunduhnya pada telepon pintar melalui Google Play Store atau Apple Store. Secara resmi penggunaan aplikasi untuk BRT Trans Semarang ini akan dilaunching oleh Wali Kota Semarang pada 17 Agustus nanti.

"Tujuannya supaya makin banyak masyarakat tertarik menggunakan transportasi massal, dalam hal ini BRT Trans Semarang. Hal itu sejalan dengan apa yang sudah dicanangkan pemerintah terkait dengan transportasi massal aman, nyaman dan murah," tuturnya.

Dengan aplikasi ini, penumpang akan dapat merencanakan perjalanan dengan tepat waktu serta akan meminimalisir membludaknya antrean penumpang di shelter BRT saat jam sibuk.

"Sebab nantinya mereka tahu persis kapan dan bus Koridor berapa, no lambung berapa yang harus mereka naiki sesuai dengan rencana perjalanannya. Pengguna jasa bisa mengaktifkan aplikasi ini di mana saja," ujarnya.

(PU) Laporan: Jamal Abdun Nashr
  1. BRT Semarang
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA