1. JAWA TENGAH
  2. MAKRO

Cukup langka, tanaman jarak merah disebut miliki banyak khasiat

“Bisa dibilang saya beruntung bisa dapat tanaman ini,”

©2016 Merdeka.com Editor : Puji Utami | Jum'at, 12 Mei 2017 09:12

Merdeka.com, Jawa Tengah - Bagi pecinta tanaman, jarak merah atau yang memiliki nama latin Jatropha gossypifolia L dianggap sebagai salah satu jenis tumbuhan yang cukup langka. Salah seorang warga yang memiliki tanaman tersebut adalah Nok Tentrem, kolektor sekaligus pedagang tanaman hias di Kelurahan Kowangan Kecamatan/Kabupaten Temanggung.

Tak besar memang, namun ia hanya memiliki satu batang tanaman saja. Awalnya bibit tanaman tersebut ia dapatkan dari sebuah sentra tanaman bunga di Bandungan Kabupaten Semarang. Berbeda dengan tanaman jarak yang banyak dijumpai, jarak merah atau wulung ini memiliki ciri dasar daun yang lebih kecil berwarna merah, memiliki duri, serta mengeluarkan buah yang juga berwarna dominan merah.

“Bisa dibilang saya beruntung bisa dapat tanaman ini,” katanya, kemarin.

Saking cintanya, jarak merah yang ia koleksi pernah ditawar oleh seorang pembeli seharga Rp 300 ribu. Namun upaya itu kandas lantaran ia masih berniat untuk memperbanyak atau membudidayakan tanaman tersebut dengan cara pembibitan stek.

“Katanya manfaat jarak merah cukup banyak sebagai obat herbal. Maka dari itu akan saya kembang biakkan dulu biar semakin banyak jumlahnya. Baru setelah itu saya bersedia untuk menjualnya,” ungkap Nok lagi.

Lanjutnya, beberapa pemanfaatan jarak merah antara lain bijinya digunakan sebagai obat pencahar, kemudian untuk mengobati patukan ular, sengatan kalajengking, mengobati sakit gigi, pendarahan gusi, menghilangkan rasa nyeri, hingga menyembuhkan sembelit.

Berbagai zat yang terkandung antara lain alkaloid jatroiden, isogadain, cleomiscosin, propasin, clilatrione, jatrofon, jatrofenon, jatrofolon A-B, fraxetin, cyclogossine A-B dan 18 senyawa ekstrak lipid dari daun.

“Banyak sebenarnya manfaat tanaman ini,” pungkasnya. 

(PU) Laporan: Rizal Ifan Chanaris
  1. Tanaman Hias
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA