1. JAWA TENGAH
  2. MAKRO

Berkah Ramadan, pasangan ini dikaruniai bayi kembar empat

"Saat usia kandungan dua bulan saya hanya tahu mengandung dua anak kembar saja,"

Bayi kembar empat yang lahir di Kota Magelang. ©2016 Merdeka.com Editor : Puji Utami | Senin, 29 Mei 2017 16:07

Merdeka.com, Jawa Tengah - Bulan Ramadan tahun 2017 ini terasa istimewa bagi pasangan Suprihatin (30) dan Sari Suryani (25) warga Rt 03/Rw 12 Kampung Tidar Dudan Kelurahan Tidar Utara Kecamatan Magelang Selatan Kota Magelang.

Pasalnya, di hari pertama puasa, Sabtu (27/5) kemarin sekitar pukul 8.00 WIB, mereka mendapatkan momongan sejak menikah pada tahun 2015 silam. Istimewanya, anak pertama yang terlahir di RS Ibu dan Anak Gladiool Kota Magelang itu kembar empat. Dan hal ini tergolong sebuah kasus kelahiran yang terbilang langka.

"Memang saya ada garis keturunan kembar dari paman. Saat usia kandungan dua bulan saya hanya tahu mengandung dua anak kembar saja. Tetapi saat usia kandungan ke tiga kami terkejut karena dokter yang memeriksa bilang terdapat empat janin dalam rahim saya," kata Sari Nuryani, Senin (29/5).

Lanjutnya, dari keempat anaknya yang dilahirkan secara caesar itu, dua anak berjenis kelamin laki-laki dan dua lainnya perempuan.

Mengingat kehadiran mereka ke dunia tepat saat memasuki bulan suci Ramadan, pasangan ini sepakat memberikan nama bagi keempat anaknya masing-masing Rasya Atinsa Ramadan, Rafka Atinsa Ramadan, Nikaila Atinsa Ramadani, dan Arsyila Atinsa Ramadani.

Lanjutnya, dengan memiliki empat bayi kembar sebagai anak pertama, Sari belum dapat menentukan apakah akan segera memasang alat kontrasepsi KB dalam jangka dekat atau tidak.
"Saya masih larut dalam kebahagiaan punya bayi kembar empat. Memang tidak ada kendala, tapi waktu hamil tua kemarin saya merasa susah tidur," imbuhnya.

Sementara itu, Bidan RSIA Gladiool Kota Magelang, Endriana Ika (28) mengaku bahwa keempat bayi pasangan ini terlahir secara sehat.

Namun demikian bobot mereka berbeda satu sama lain. Yakni 1,2 kg, 1,85 kg, 2 kg, dan 2,1kg. Menurutnya, kasus kelahiran kembar 2 atau 3 sekaligus terbilang cukup biasa. Namun apabila kembar empat seperti yang mereka tangani saat ini masuk dalam kategori langka dan jarang terjadi.

"Saat ini mereka masih kami rawat intensif di dalam inkubator. Apalagi bayi nomor tiga yang butuh pernapasan tambahan," pungkasnya. 

(PU) Laporan: Rizal Ifan Chanaris
  1. Kesehatan
  2. Kota Magelang
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA