1. JAWA TENGAH
  2. MAKRO

Begini tahapan pengajuan calon gubernur perseorangan

"Untuk penyerahan syarat nanti tidak dilakukan di kantor KPU Jateng, tapi lokasinya di Undip Jalan Imam Bardjo."

©2016 Merdeka.com Editor : Ibrahim | Senin, 11 September 2017 14:17

Merdeka.com, Jawa Tengah - Pasangan calon perseorangan yang akan mengikuti Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah (Jateng) 2018 harus mengumpulkan sekurangnya 1.781.606 dukungan. Dukungan tersebut harus tersebar minimal di 18 kabupaten dan kota.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng, Joko Purnomo mengatakan keputusan penetapan jumlah dukungan untuk calon perseorangan tersebut berdasar Pleno KPU Jateng pada 10 September 2017.

"Sesuai aturan KPU No. 3 tahun 2017, wilayah yang daftar pemilih terakhirnya lebih dari 12.000.000, dukungan perseorangan minimal 6,5 persen," terangnya, Senin (11/9). Syarat yang harus dikumpulkan adalah formulir pernyataan dukungan dan bukti identitas diri e-KTP atau surat keterangan yang dikeluarkan instansi berwenang.

Dikatakan untuk Jateng, Daftar Pemilih Tetap (DPT) terakhir berjumlah 27.409.316. Angka tersebut berasal dari DPT Pilkada 2015 di 21 daerah, DPT Pilkada 2017 di 7 daerah, dan untuk daerah yang Pilkada 2018, DPT-nya menggunakan DPT Pemilihan Presiden tahun 2014.

Joko mengungkapkan sudah ada beberapa kelompok yang mencari informasi terkait pengajuan calon perseorangan. "Hingga Senin 11 September 2017, ada lima kelompok yang sudah bertanya soal persyaratan calon perseorangan," ungkapnya.

Mereka adalah Sigit Prihatmoko, Andri Tri Nugroho, Bekti Wirotomo, dan Bahrun yang kesemuanya berasal dari Semarang. Sementara yang dari luar Semarang ada Paguyuban Tikus Piti Indonesia dari Jepara.

Untuk tahapan calon perseorangan, Joko mengungkapkan 9-22 November 2017 pengumuman syarat minimal dukungan, 22-26 November 2017 penyerahan syarat ke KPU Jateng.

"Untuk penyerahan syarat nanti tidak dilakukan di kantor KPU Jateng, tapi lokasinya di Undip Jalan Imam Bardjo," jelasnya.

Tahap selanjutnya, 22-28 November 2017 penelitian jumlah minimal dukungan dan sebaran di 18 kabupaten atau kota. Kemudian 22 November-5 Desember 2017 penelitian administrasi dan analisis dukungan ganda, 6-8 Desember 2017 penyampaian syarat dukungan ke KPU kabupaten atau kota untuk verifikasi faktual.

Selanjutnya 9-11 Desember 2017 penyampaian syarat dukungan pasangan calon ke PPS dan terakhir 12-25 Desember 2017 penelitian faktual di tingkat desa atau kelurahan.
"Jika semua tahapan tersebut sudah selesai dan dinyatakan memenuhi, maka pasangan calon perseorangan bisa mendaftarkan ke KPU bersamaan dengan pasangan dari partai politik sebagai bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah," kata Joko.

(I) Laporan: Aditya Putra Wijaya
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA