1. JAWA TENGAH
  2. MAKRO

Awas, merokok sembarangan di desa ini dikenai sanksi

" ...sebenarnya dibuat untuk mengajak masyarakat berpuasa sunah di hari Kamis."

Ilustrasi.. ©2016 Merdeka.com Editor : Ibrahim | Minggu, 13 Agustus 2017 11:56

Merdeka.com, Jawa Tengah - Desa Karanglo Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas menetapkan kawasan tanpa rokok untuk mendukung perilaku hidup sehat masyarakat sejak tahun 2015. Langkah ini menjadikan Desa Karanglo juara ke tiga Lomba Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) nasional 2017 yang digelar oleh Kementerian Kesehatan RI.

Kepala Desa Karanglo, Tohari mengatakan kawasan tanpa asap rokok ini diatur dalam Surat Keputusan Kepala Desa Nomor 27 Tahun 2015 Tentang Tim Satuan Tugas (Satgas) Kawasan Tanpa Rokok.

Tempat-tempat yang terlarang di antaranya fasilitas pelayanan kesehatan, sekolah, tempat ibadah, tempat kerja, di dalam rumah, tempat bermain anak di ruang pertemuan atau fasilitas umum.

"Kawasan tanpa rokok itu ditetapkan untuk mendukung Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)," kata dia, Sabtu (12/8).

Tohari mengatakan, penetapan zona tanpa rokok dapat membantu masyarakat mengurangi kebiasaan merokok di tempat-tempat umum. Jika kedapatan melanggar, maka Satgas Kawasan Tanpa Rokok akan memberikan sanksi, meski tak berat.

Pelanggar harus bekerja bakti di lingkungan fasilitas umum seperti kantor layanan, fasilitas kesehatan, sekolah, tempat ibadah, dan lainnya, sesuai dengan tempat yang ditunjuk.

"Alhamdulillah tidak ada yang menolak. Cuma, maksudnya kadang ada yang berkata ‘berarti saya tidak boleh merokok di sini ya’. Secara umum, masyarakat menerima kaitannya dengan kami mengeluarkan keputusan kawasan tanpa rokok ini. Sanksi di situ, paling bersih-bersih di sini," katanya.

Tohari menuturkan, sejak peraturan diberlakukan beberapa warga pernah dikenai sanksi. Bahkan ada pula aparat desa yang kedapatan merokok di tempat yang dilarang.

"Mungkin waktu itu dia lupa," ungkap Tohari.

Tohari mengemukakan, selain larangan merokok di lokasi tertentu, dia juga mengeluarkan Keputusan Kepala Desa tentang hari tanpa rokok, yakni Hari Kamis. Hari tanpa rokok ini sebenarnya dibuat untuk mengajak masyarakat berpuasa sunah di hari Kamis.

Namun khusus untuk peraturan ini belum dikenai sanksi. Pasalnya, kata dia, peraturan ini masih bersifat imbauan dan dilakukan dengan cara persuasif.

"Walau masih bersifat imbauan, aturan ini juga berpengaruh langsung kepada beberapa warung dan toko di Karanglo. Pemiliknya juga bersedia memasang pengumuman bahwa mereka tidak menjual rokok di hari Kamis," kata dia.

Tohari menambahkan, Desa Karanglo berencana meningkatkan status keputusan kawasan tanpa rokok ini ini menjadi Peraturan Desa (Perdes). Namun, hal itu belum bisa dilakukan lantaran hingga saat ini belum terdapat Perda yang mengatur zona kawasan tanpa rokok.

(I)
  1. Banyumas
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA