1. JAWA TENGAH
  2. INFRASTRUKTUR

SkyWay Technologies Indonesia ikut dalam program Desa Emas

SkyWay Technologies Indonesia menjadi satu-satunya mitra pemerintah untuk pengembangan teknologi transportasi infrastruktur.

©2016 Merdeka.com Editor : Muhammad Hasits | Jum'at, 13 Oktober 2017 11:23

Merdeka.com, Jawa Tengah - Perusahaan teknologi transportasi PT SkyWay Technologies Indonesia telah menandatangani nota kesepahaman untuk membangun jalur transportasi dan meningkatkan konektivitas di Desa Dasun, Kecamatan Lasem, Rembang, Jawa Tengah, Minggu (8/10). Desa Dasun adalah salah satu dari 2.000 desa yang masuk target Program Desa Emas oleh Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN).

SkyWay Technologies Indonesia menjadi satu-satunya mitra pemerintah untuk pengembangan teknologi transportasi infrastruktur. Sebelumnya, Skyway Technologies Indonesia juga telah menandatangani nota kesepahaman dengan Universtias Indonesia (UI) untuk membangun jalur transportasi di lingkungan kampus mereka di Depok, Jawa Barat.

SkyWay Technologies Indonesia adalah anak perusahaan dari Global Transport Investments, Inc., merupakan entitas legal yang menerapkan teknologi SkyWay di Indonesia, dan merupakan bagian dari SkyWay Technologies, Co., perusahaan rekayasa teknik dari Belarusia yang memproduksi sarana transportasi berbasis teknologi tinggi untuk menjawab kebutuhan konektivitas perkotaan, transportasi barang, transportasi berkecepatan tinggi, transportasi antarpelabuhan, antardesa bahkan antarpulau.

Misi utama perusahaan adalah menyediakan solusi terbaik dari persoalan transportasiĀ  dan konektivitas di Indonesia, yang secara drastis akan menurunkan biaya transportasi, mengurangi waktu tempuh, dapat diandalkan serta terjangkau. Semuanya ini akan berdampak positif dalam menurunkan biaya logistik barang dan jasa, waktu yang lebih efisien serta tingkat kenyamanan yang lebih baik.

SkyWay adalah sistem teknologi transportasi darat mengambang, artinya jalur transportasinya menggunakan hanya sedikit lahan tanah atau daratan, serta menggunakan pengaturan tiang penyangga berteknologi tinggi dan dihubungkan dengan jalur besi baja. Ciri khas jalur besi baja ini yakni kuat, kaku, rata, mudah untuk diproduksi dan dipasang, hemat konsumsi material serta dapat digunakan di beragam kondisi cuaca. Kendaraan listrik yang dirancang khusus akan berjalan menggantung di jalur besi baja tersebut.

Selain berkesempatan mengunjungi Desa Dasun yang terkenal karena wisata sungai, wisata sejarah dan produk perikanannya, perwakilan SkyWay Technologies Indonesia juga berkesempatan mengunjungi beberapa nominasi Desa Emas, yakni; Desa Karagede yang dikenal sebagai desa pertanian dan bioenergy, Desa Sumber Rejo yang dikenal dengan produk perkebunan seperti buah sawo, kayu jati dan tebu dan Pulau Karimunjawa yang dikenal karena pesona pariwisata, perikanan dan kayu dewandaru.

Pada 9 Oktober 2017, SkyWay Technologies Indonesia juga telah memulai pertemuan pendahuluan dengan PT Bukaka Teknika Utama, perusahaan rekayasa teknik, procurement dan pembangunan (EPC) yang menjadi mitra kami untuk mulai mempersiapkan implementasi pembangunan jalur SkyWay.

(MH)
  1. Infrastruktur
  2. Peningkatan Ekonomi
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA