1. JAWA TENGAH
  2. INFRASTRUKTUR

Proyek besar di Jawa Tengah ditarget selesai 2019

"Rupa-rupanya kita masih harus bersabar. Tetapi insyaallah kemarin saya sudah sampaikan kembali kepada Pak Presiden."

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo meresmikan Pasar Rakyat Bobotsari, Selasa (11/4). ©2016 Merdeka.com Editor : Ibrahim | Rabu, 12 April 2017 06:15

Merdeka.com, Jawa Tengah - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menargetkan proyek besar selesai tahun 2019. Salah satunya adalah realisasi pengembangan Pangkalan Udara Jenderal Besar Soedirman menjadi Bandar Udara Komersial.

"Ini (pembangunan bandara-red) yang coba kita upayakan terus menerus karena perjuangannya sangat panjang sekali. Targetnya masa jabatan Presiden sampai 2019 nanti, proyek-proyek besar ini mesti selesai,” kata Gubernur Ganjar Pranowo saat meresmikan Pasar Rakyat Bobotsari, Selasa (11/4).

Menurut Ganjar, bila bandara sudah terwujud maka Purbalingga akan menjadi titik terpenting dalam pertumbuhan ekonomi se-eks karesidenan Banyumas. Kota Purwokerto akan menginduk transportasinya ke Purbalingga, kemudian Banjarnegara dan Wonosobo semua pariwisatanya akan masuk termasuk Kebumen dan Pemalang juga akan masuk ke Purbalingga.

"Rupa-rupanya kita masih harus bersabar. Tetapi insyaallah kemarin saya sudah sampaikan kembali kepada Pak Presiden, yang di Purbalingga ini jangan sampai ketinggalan. Harus kita cantolkan, biar ikut dalam lokomotif percepatan pembangunan," katanya.

Ganjar mengaku bangga dengan percepatan pergerakan pembangunan di Kabupaten Purbalingga. Tahun ini hasilnya mulai terlihat.

"Termasuk di antaranya perempuan-perempuan hebat yang berdagang di pasar juga harus mendapat perhatian," katanya.

Sementara itu, Bupati Purbalingga, Tasdi mengatakan pembangunan Pasar rakyat Bobotsari yang sudah dimulai pada 2013, kemudian dilanjutkan 2015 dan 2016 menelan biaya Rp 51,6 miliar. Bantuan terbesar dari Gubernur Jawa Tengah mencapai Rp 27 miliar, dari kabupaten Purbalingga Rp 17 miliar dan sisanya dari APBN kurang lebih Rp 12 miliar.

"Pemindahan pedagang sudah dimulai sejak 15 Maret dari shelter lama di eks terminal ke pasar yang baru. Sekarang jumlah pedagang yang masuk tercatat 1.088 pedagang. Termasuk pedagang kaki lima yang semula berdagang di depan toko, semua sudah pindah ke pasar yang baru," katanya.

Menurut dia, masih banyak pasar rakyat di Purbalingga yang harus direnovasi. “Saya mohon Pak Gubernur untuk tidak bosan-bosannya membantu pengembangan pembangunan pasar rakyat di kabupaten Purbalingga. Termasuk di Bukateja, Kutawis, Kutasari, Karanganyar dan lainnya," ujarnya. (suk‎)

(I)
  1. Pasar Tradisional
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA