1. JAWA TENGAH
  2. INFRASTRUKTUR

2018, Bandara Jenderal Soedirman Purbalingga dipastikan beroperasi

“Dalam minggu ini kami akan memberikan surat persetujuan kepada Angkasa Pura II untuk mengelola Bandara Jenderal Besar Soedirman,"

Bupati Purbalingga, Tasdi menyambut Menhub Budi Karya Sumadi di Bandara Jenderal Soedirman, Purbalingga, kemarin. ©2016 Merdeka.com Editor : Puji Utami | Senin, 07 Agustus 2017 09:38

Merdeka.com, Jawa Tengah - Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi memastikan bandar udara (bandara) Jenderal Besar Soedirman (BJBS) Purbalingga akan beroperasi paling lambat akhir tahun 2018. Pemerintah Kabupaten Purbalingga pun diminta segera menyiapkan pembebasan lahan untuk perpanjangan landasan pacu dan pembenahan prasarana jalan menuju bandara.

Menhub memastikan hal tersebut saat meninjau Bandara Jenderal Besar Soedirman, Minggu (6/8) bersama President Director PT Angkasa Pura (AP) II Muhammad Awaluddin, Dirjen Perhubungan udara Kemenhub Agus Santoso diterima oleh Bupati Purbalingga Tasdi, Ketua DPRD Purbalingga Tongat dan Tim Asset dari Mabes TNI AU.

“Dalam minggu ini kami akan memberikan surat persetujuan kepada Angkasa Pura II untuk mengelola Bandara Jenderal Besar Soedirman. Tembusan suratnya akan kami sampaikan juga ke Menteri BUMN, KSAU, Gubernur Jawa Tengah dan Bupati Purbalingga,” kata Budi.

Dia menambahkan, aset bandara tersebut milik TNI Angkatan Udara. Oleh karena itu, AP II secara formalitas harus membuat perjanjian kerjasama dengan TNI AU dan Pemkab Purbalingga.

Budi menjelaskan, target awal panjang landasan yang dibangun sepanjang 1.600 meter dengan lebar 30 meter. Ultimate panjang landasan nantinya sepanjang 2.000 atau 2.400 meter. Untuk bangunan terminal disiapkan lahan seluas 3.000 meter persegi yang cukup untuk menampung 500.000 orang per tahun.

“Diharapkan dengan dibangunnya Bandara Soedirman akan mempersingkat waktu tempuh. Biasanya ke Yogyakarta atau Semarang ditempuh lebih dari 4 jam, maka bisa ditempuh lebih singkat, kurang dari 2 jam, termasuk yang dari Cilacap,” kata Menhub.

Budi mengaku optimis, kolaborasi antara AP II, Kemenhub, TNI AU dan Pemkab Purbalingga dapat mencapai target yakni pembangunan bandara selesai dan dapat dioperasikan akhir tahun 2018. Adanya BJBS akan memacu pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan sektor pariwisata di wilayah Jawa Tengah Bagian Selatan.

Sementara itu Presiden Director Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin memperkirakan, review Detail Enginering Design (DED) selesai dalam waktu paling lama dua bulan. Groundbreaking bisa dilaksanakan pada sekitar Oktober hingga November 2017. Pihak AP II sendiri akan menambah panjang lintasan dan pembangunan terminal.

“AP II akan menyiapkan dana Rp 350 miliar untuk runway, taxiway dan fasilitas lain. Untuk maskapai nanti terbuka bagi siapa saja, bisa Garuda, Lion dan maskapai nasional lainnya,” kata Awaludin. (suk-)

(PU)
  1. Pembangunan Bandara
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA