1. JAWA TENGAH
  2. INDUSTRI

Ini prospek properti di Purwokerto menurut pengembang

"Sebagian besar konsumen mengutamakan pembelian rumah dengan harga termurah pada saat pertama kali beli."

©2016 Merdeka.com Editor : Ibrahim | Selasa, 24 Januari 2017 15:50

Merdeka.com, Jawa Tengah - Kota Purwokerto merupakan salah satu pusat pertumbuhan investasi properti di Jawa Tengah bagian Selatan. Tidak heran pengembang Sapphire Grup membidik kota ini karena prospek yang menjanjikan.

"Sapphire Grup hadir di titik tumbuh perkotaan dan selanjutnya mendorong menjadi kawasan baru di Kota Purwokerto," kata Senior Marketing, Ari Kurniati, Selasa (24/1).

Ari mengemukakan, Sapphire Grup memiliki beragam merek yang tersebar di Jawa Tengah dan Jawa Barat. Sejak tahun 2016 sudah menjadi pilihan konsumen sebagai rujukan pilihan hunian.

Begitu tingginya apresiasi konsumen, beberapa proyek tersebut mengalami pengembangan hingga puluhan hektare dan diserap baik oleh pasar.

"Menyambut 2017, kami telah membuka Sapphire Villages 2 di Rempoah Baturraden, selain Sapphire Madina di lokasi tumbuh RSUD Margono. Kami sedang mempersiapkan Sapphire Madani yang jaraknya hanya 1.5 kilometer dari Alun-alun Purwokerto, disamping proyek baru lagi di kawasan Universitas Wijaya Kusuma," imbuhnya.

Direktur Utama, Ali Rofi mengatakan, Sapphire Grup hadir di titik sunrise property. Artinya, lokasi yang diproyeksikan tumbuh dan menjadi kawasan baru.

"Sapphire Grup tidak hanya menawarkan rumah, tempat tinggal, tetapi juga piranti investasi bagi setiap penghuninya. Karenanya, nilai aset rumah Sapphire Grup selalu naik tahun ke tahun," katanya.

Menurut Ali, sebagian besar konsumen mengutamakan pembelian rumah dengan harga termurah pada saat pertama kali beli. Salah satu tujuannya, kelak mereka dapat menikmati keuntungan karena harga berlipat naik setelah kawasan tumbuh.

Hingga tahun lalu, kata dia, Sapphire Grup mengembangkan lebih dari 20 proyek di kawasan Pantura mulai Kota Pekalongan hingga Cirebon. Termasuk juga di Jawa Bagian Selatan, Purwokerto, Kota Banjar dan Tasikmalaya. Memasuki semester I tahun 2017, beberapa proyek tersebut dikembangkan menambah luas kawasan.

(I)
  1. properti
  2. Ekbis
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA